Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jalan TMMD di Banjarnegara
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 25 Jul 2026, 20.05

Hingga Sabtu (25/7/2026), pembangunan jalan rabat beton sepanjang 737 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 15 sentimeter telah mencapai 28 persen. Capaian tersebut didukung tingginya partisipasi masyarakat yang setiap hari bergotong royong bersama personel Satgas TMMD di lokasi pekerjaan.
Sejak pagi, suasana pembangunan dipenuhi aktivitas personel TNI dan warga yang bekerja bersama. Mulai dari mengoperasikan mesin molen, mengangkut adukan beton menggunakan angkong, menuangkan beton ke dalam bekisting, meratakan permukaan jalan, hingga membersihkan area kerja dilakukan secara bergantian dengan penuh kebersamaan.
Komandan Koramil 09/Susukan, Kapten Inf Masrukin, mengatakan keberhasilan pelaksanaan TMMD tidak hanya bergantung pada kerja keras personel TNI, tetapi juga pada keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan.
"TMMD adalah program yang mengedepankan kebersamaan. Kehadiran masyarakat yang setiap hari ikut bekerja menunjukkan bahwa pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama. Dengan semangat gotong royong seperti ini, kami optimistis seluruh sasaran dapat diselesaikan tepat waktu dengan hasil yang berkualitas," ujar Kapten Inf Masrukin.
Menurutnya, antusiasme masyarakat Desa Gumelem Kulon menjadi salah satu faktor penting yang mendorong percepatan penyelesaian sasaran fisik TMMD sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Pembangunan rabat beton tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas akses jalan yang selama ini menjadi kendala masyarakat, terutama saat musim hujan. Infrastruktur yang lebih baik diyakini akan memperlancar mobilitas warga, mendukung distribusi hasil pertanian, mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa," TMMD Reguler Ke-129 Kodim 0704/Banjarnegara terus menunjukkan bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya material dan peralatan, tetapi juga oleh kuatnya semangat gotong royong serta kolaborasi antara TNI dan masyarakat. Nilai kebersamaan tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
