Gotong Royong Pompanisasi Selamatkan Sawah Warga dari Ancaman Kekeringan di Subang
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 19.01

SUBANG – Pemerintah Desa Rangdu, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, bersama para petani melakukan aksi pompanisasi darurat secara swadaya untuk mengatasi dampak musim kemarau yang mulai mengurangi pasokan air ke areal persawahan. Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga produktivitas pertanian sekaligus mencegah tanaman padi mengalami gagal panen (puso).
Pompanisasi dilakukan dengan memanfaatkan aliran Kali Badong sebagai sumber air. Melalui penggunaan pompa air, aliran sungai disalurkan ke lahan pertanian di Blok Bedahan yang mulai mengalami kekeringan akibat berkurangnya debit air selama musim kemarau.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Desa Rangdu dengan kelompok tani setempat yang mengedepankan semangat gotong royong dalam menghadapi tantangan sektor pertanian.
Sebelum pelaksanaan pompanisasi, Pemerintah Desa Rangdu menggelar musyawarah bersama yang melibatkan kepala desa, tokoh tani, pengurus kelompok tani (Poktan), serta Perkumpulan Petani Pemakai Air (Mitracai). Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk segera melakukan langkah mitigasi guna mengantisipasi risiko kekeringan yang dapat mengganggu produksi padi.
Melalui kerja sama tersebut, proses penyaluran air ke lahan pertanian dapat dilakukan secara lebih cepat sehingga tanaman padi tetap memperoleh pasokan air yang dibutuhkan selama musim kemarau berlangsung.
Upaya pompanisasi ini menjadi salah satu strategi adaptasi yang dilakukan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan produksi pertanian. Selain mengurangi risiko gagal panen, langkah tersebut juga diharapkan mampu mempertahankan hasil panen dan mendukung ketahanan pangan di tingkat daerah.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan Pemerintah Desa Rangdu dan para petani menjadi contoh penting bahwa kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat mampu menghasilkan solusi yang efektif dalam menghadapi tantangan sektor pertanian. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Subang tetap terjaga meskipun menghadapi kondisi musim kemarau.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
