DWP Mengajar Hadir di Sekolah Rakyat Tanjungpinang Dorong Siswa Berani Bermimpi dan Bangun Karakter
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 16 Agu 2026, 21.18

Program DWP Mengajar merupakan salah satu program unggulan DWP di bidang pendidikan yang dilaksanakan dengan mengacu pada Surat Edaran DWP Pusat Nomor 67/SEKJEN/V/2026.
Di Tanjungpinang, kegiatan mengangkat tema “Meraih Mimpi, Menumbuhkan Karakter dan Membangun Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045” dengan menghadirkan Dra. Marlia Saridewi sebagai narasumber.
Sekolah Rakyat Buka Kesempatan Pendidikan
Ketua DWP Kota Tanjungpinang Sulasmi Zulhidayat mengatakan keberadaan Sekolah Rakyat memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memperoleh pendidikan dengan fasilitas yang disediakan negara.
“Di Sekolah Rakyat setiap anak diberi hak yang sama untuk mendapatkan kesempatan belajar dengan fasilitas yang disediakan negara. Cara terbaik untuk membalasnya adalah dengan belajar dengan sungguh-sungguh,” ujar Sulasmi.
Ia mengajak siswa memanfaatkan kesempatan pendidikan tersebut dengan membangun kebiasaan positif, seperti disiplin sejak bangun pagi, menghormati guru, menjaga fasilitas sekolah, serta menggunakan waktu dengan baik.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kejujuran, kedisiplinan, dan kerja keras.
“Jangan pernah berhenti mempunyai cita-cita, karena tidak ada seorang pun yang berhak membatasi cita-cita anak-anak,” katanya.
Karakter Jadi Bekal Meraih Cita-cita
Dalam sesi inspirasi, Marlia Saridewi mengajak para siswa berani menentukan cita-cita sekaligus memahami bahwa keberhasilan membutuhkan proses dan karakter yang kuat.
“Cita-cita tidak cukup hanya dengan diimpikan. Cita-cita harus dibangun melalui karakter yang baik, kemauan untuk belajar, disiplin, kerja keras dan keberanian untuk terus mencoba,” ujarnya.
Menurut Marlia, keberhasilan seseorang juga tidak semata-mata ditentukan kemampuan akademik. Sikap, karakter, kemampuan mengenali potensi diri, serta konsistensi dalam mencapai tujuan turut menjadi faktor penting.
“Anak-anak harus percaya bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk menjadi hebat. Yang terpenting adalah mengenali potensi diri, memiliki tujuan, kemudian berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapainya,” katanya.
Siapkan Generasi Menuju Indonesia Emas 2045
Sulasmi menekankan kualitas Indonesia pada masa mendatang turut ditentukan oleh proses pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda saat ini.
“Kalau hari ini anak-anak belajar, jujur, disiplin dan bekerja keras, Indonesia akan mendapatkan generasi yang hebat,” tuturnya.
Para siswa juga diajak tetap menghormati orang tua dan guru serta membangun akhlak yang baik di tengah upaya mengejar pendidikan dan cita-cita.
Melalui DWP Mengajar, 48 siswa Sekolah Rakyat Tanjungpinang diharapkan semakin percaya terhadap potensi diri, berani memiliki cita-cita, serta memahami pentingnya disiplin, integritas dan kerja keras.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan DWP Kota Tanjungpinang terhadap pendidikan dan pembentukan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter dan semangat untuk berkontribusi bagi Indonesia menuju 2045.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kopdes Merah Putih Ditargetkan Mulai Beroperasi September Jadi Hub Subsidi dan Bansos
JAKARTA, 14 AGUSTUS 2026 — Pemerintah menargetkan implementasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) mulai berjalan paling lambat awal September 2026. Koperasi tersebut dipersiapkan menjadi i

Prabowo Targetkan 30.000 Koperasi Merah Putih Beroperasi pada Akhir 2026
JAKARTA, 14 AGUSTUS 2026 — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menargetkan sebanyak 30.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berdiri dan beroperasi dengan baik di seluruh Indonesia pada akhir 2026. Peng

Anggaran Pendidikan RAPBN 2027 Capai Rp820,9 Triliun Sekitar Rp240 Triliun Dialokasikan untuk MBG
JAKARTA, 14 AGUSTUS 2026 — Pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp820,9 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp240 triliun
