Bupati Nagan Raya Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Target Siap Beroperasi Tahun Ajaran 2026/2027
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 2 Sep 2026, 14.58

Dalam peninjauan tersebut, Bupati yang akrab disapa TRK didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya Ir. H. Hizbulwatan serta Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya Ali Munir, S.E., M.M., Ak. Kunjungan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana siap mendukung pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.
TRK menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal setiap tahapan persiapan, mulai dari penyelesaian pembangunan hingga kesiapan proses pembelajaran, agar Sekolah Rakyat dapat beroperasi secara optimal sejak hari pertama.
"Kami berharap seluruh tahapan persiapan, mulai dari penyelesaian pembangunan hingga pelaksanaan proses belajar mengajar, dapat berjalan dengan lancar. Kehadiran Sekolah Rakyat ini harus benar-benar mampu menjawab kesenjangan akses terhadap pendidikan yang bermutu," ujar TRK.
"Khususnya bagi masyarakat miskin, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik," sambungnya.
Menurut TRK, perkembangan pembangunan menunjukkan hasil yang menggembirakan dan ditargetkan dapat rampung sepenuhnya pada Agustus 2026. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang dinilai memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.
"Saya sudah cek langsung tadi, dan saya lihat fasilitasnya sudah seperti sekolah di negara maju. Atas nama masyarakat Kabupaten Nagan Raya, saya menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas hadirnya program strategis ini," katanya.
Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Nagan Raya merupakan hasil koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Setelah memenuhi berbagai persyaratan administrasi maupun teknis, Kabupaten Nagan Raya ditetapkan sebagai salah satu daerah penyelenggara program strategis nasional di bidang pendidikan tersebut.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya Ali Munir menjelaskan bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat saat ini telah mencapai sekitar 80 persen dan terus dipercepat agar seluruh fasilitas siap digunakan sesuai jadwal.
Ia mengatakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) direncanakan dimulai pada akhir Juli 2026 dan berlangsung selama dua pekan. Setelah itu, para peserta didik akan mengikuti program matrikulasi selama tiga bulan sebagai bagian dari proses adaptasi dan penguatan kompetensi dasar sebelum memasuki pembelajaran reguler.
Ali Munir menambahkan, pada Tahun Ajaran 2026/2027 Sekolah Rakyat Kabupaten Nagan Raya akan menerima 270 peserta didik, yang terdiri atas 90 siswa jenjang SD, 90 siswa jenjang SMP, dan 90 siswa jenjang SMA.
"Terdiri atas 90 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), 90 siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 90 siswa jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA)," rincinya.
Seluruh peserta didik tersebut berasal dari keluarga miskin ekstrem yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi sesuai ketentuan program.
"Sehingga bantuan pendidikan yang diberikan benar-benar menyasar masyarakat yang paling membutuhkan," pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya optimistis kehadiran Sekolah Rakyat akan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu. Program ini diharapkan menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat pemerataan pendidikan, serta mendukung terwujudnya generasi yang unggul dan berdaya saing.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
