BNN Perkuat Pencegahan Narkotika Lewat Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 24 Jul 2026, 18.02

Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Aldrin Hutabarat, mengatakan berbagai kegiatan terus dilaksanakan oleh BNN bersama jajaran di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.
"Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional, termasuk di BNN Provinsi maupun BNN Kabupaten/Kota, seperti kegiatan bakti sosial, kegiatan yang sifatnya penyuluhan, edukasi, dan literasi kepada masyarakat," ujar Aldrin saat puncak peringatan HANI 2026 di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor.
Menurutnya, edukasi menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkotika. Melalui peningkatan literasi, masyarakat diharapkan memahami perannya dalam mendukung upaya pencegahan maupun pemberantasan narkotika secara menyeluruh.
"Hal ini diperlukan agar masyarakat mendapatkan pencerahan, edukasi, dan literasi terkait dengan upaya pemberantasan narkotika, baik dari sisi hulu sampai hilir, dan semuanya dimulai dari anak," katanya.
Selain memperkuat edukasi, BNN juga menjalankan program Grand Design Alternative Development (GDAD) sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di wilayah yang sebelumnya memiliki keterkaitan dengan aktivitas ekonomi ilegal berbasis tanaman ganja. Program tersebut mendorong masyarakat beralih ke komoditas produktif yang memiliki nilai ekonomi berkelanjutan.
Salah satu daerah yang menjadi fokus pelaksanaan GDAD adalah Provinsi Aceh. Sejak 2016, program ini diterapkan di beberapa wilayah percontohan, antara lain Aceh Besar, Bireuen, dan Gayo Lues, dengan mengembangkan komoditas seperti jagung dan kopi sebagai alternatif mata pencaharian masyarakat.
Dalam implementasinya, GDAD tidak hanya mendorong pergantian komoditas pertanian, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat melalui pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, penguatan kelembagaan, hingga perluasan akses pasar. Di Gayo Lues, misalnya, pengembangan kopi didukung melalui pembentukan koperasi, pembangunan fasilitas pengolahan, pengembangan lahan percontohan, serta kerja sama pemasaran hasil produksi.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu mengurangi kerentanan masyarakat terhadap aktivitas ekonomi ilegal sekaligus meningkatkan kesejahteraan melalui sektor ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.
Aldrin menegaskan bahwa keberhasilan upaya pencegahan narkotika membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Karena itu, sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, media, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan sosial terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika.
"Tadi juga sudah hadir kementerian dan lembaga terkait, dengan harapan dan tujuan ke depan adanya sinergitas, kerja sama, koordinasi, dan kolaborasi dalam rangka pemberantasan narkotika," ujarnya.
Melalui kombinasi antara edukasi, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, dan penegakan hukum, BNN menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pencegahan narkotika yang lebih komprehensif. Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan masyarakat sejak usia dini, menciptakan lingkungan yang lebih aman dari penyalahgunaan narkotika, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang sehat, produktif, dan bebas narkoba.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Pemkab Batang Matangkan Persiapan Sekolah Rakyat, Pembangunan Ditargetkan Dimulai Tahun Ini
BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang terus mempercepat persiapan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Clapar, Kecamatan Subah, dengan menuntaskan berbagai persyaratan administrasi dan kesiapan lahan. Program pend

Pemkab Bone Percepat Kesiapan Sekolah Rakyat, Pastikan Fasilitas Siap Sambut Tahun Ajaran Baru
BONE – Pemerintah Kabupaten Bone terus mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat dengan melakukan monitoring dan evaluasi pembangunan gedung permanen serta kesiapan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan

Kemenpar Hibahkan Lahan 7 Hektar untuk Sekolah Rakyat, Perkuat Akses Pendidikan dan SDM Pariwisata
BANDUNG – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menghibahkan lahan seluas 7 hektar di kawasan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) NHI Bandung, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, untuk mendukung pembangunan S
