BGN Siapkan Portal Digital MBG, Orang Tua Dapat Pantau Menu hingga Dapur Penyedia Makanan
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 15 Agu 2026, 15.52

Kepala BGN Sudaryono mengatakan portal digital tersebut dirancang sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan pengawasan pelaksanaan Program MBG dengan melibatkan partisipasi masyarakat.
"Kami sedang mengembangkan sistem agar masyarakat dapat terlibat dalam pengawasan pelaksanaan MBG. Orang tua nantinya dapat mengetahui sekolah mana yang menerima layanan, menu apa yang disajikan setiap hari, makanan tersebut dimasak di dapur mana, hingga siapa Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab. Transparansi ini menjadi bagian dari upaya kami membangun tata kelola yang lebih baik," kata Sudaryono di Jakarta, Senin.
Portal digital tersebut direncanakan dapat diakses masyarakat dalam waktu dekat. Orang tua nantinya cukup masuk ke dalam sistem menggunakan identitas peserta didik untuk memperoleh informasi mengenai pelaksanaan Program MBG di sekolah masing-masing.
Selain menampilkan menu makanan harian, sistem juga akan memuat informasi mengenai lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani sekolah, identitas Kepala SPPG, serta cakupan layanan yang diberikan kepada peserta didik.
Di samping portal bagi orang tua, BGN juga menyiapkan dashboard publik yang menyajikan informasi pelaksanaan Program MBG secara nasional. Dashboard tersebut akan menampilkan jumlah SPPG yang telah beroperasi, persebarannya di berbagai daerah, sekolah penerima layanan, hingga perkembangan implementasi program di seluruh Indonesia.
Menurut Sudaryono, penyediaan akses informasi secara terbuka merupakan bagian dari upaya meningkatkan transparansi sekaligus memperkuat pengawasan bersama terhadap kualitas pelaksanaan Program MBG.
"Kami ingin mengubah sistem yang sebelumnya banyak dilakukan secara manual menjadi sistem digital yang lebih mudah, transparan, dan nyaman bagi semua pihak. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi bertanya secara manual karena seluruh informasi dapat diakses melalui sistem," ujarnya.
BGN menilai digitalisasi layanan akan mempermudah masyarakat memperoleh informasi secara cepat sekaligus mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang lebih akuntabel. Dengan keterbukaan data dan partisipasi publik, pemerintah berharap kualitas pelayanan, ketepatan sasaran, serta efektivitas program dapat terus ditingkatkan demi mendukung pemenuhan gizi peserta didik di seluruh Indonesia.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
