Babinsa Koramil 14/Minggir Dukung Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Jagung
Budi Antoni
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 19.00

SLEMAN – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan hingga tingkat desa melalui sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat. Salah satu langkah nyata ditunjukkan Babinsa Koramil 14/Minggir Kodim 0732/Sleman, Serma Widiyono, yang mengikuti kegiatan penanaman jagung di Bulak Kregan, Kalurahan Sendangagung, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman, Senin (22/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan pangan yang bertujuan meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif di wilayah pedesaan. Penanaman jagung dilakukan secara gotong royong bersama pemerintah kalurahan, Bhabinkamtibmas, pendamping kalurahan, dan masyarakat setempat.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketersediaan pangan nasional. Selain menjaga stabilitas wilayah, aparat teritorial juga berperan aktif mendorong masyarakat memanfaatkan potensi pertanian sebagai sumber penguatan ekonomi lokal.
Semangat kebersamaan terlihat dari antusiasme seluruh peserta yang terlibat dalam proses penanaman. Kolaborasi lintas sektor tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat kalurahan.
Serma Widiyono menyampaikan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan dan mendukung perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat penting agar program yang dijalankan dapat memberikan hasil optimal.
Melalui kegiatan penanaman jagung ini, diharapkan produksi pangan lokal dapat meningkat, membuka peluang ekonomi bagi petani, serta memperkuat ketahanan pangan daerah. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat, pemerintah kalurahan, dan masyarakat dalam membangun desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Langkah sederhana namun nyata seperti ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan gerakan bersama yang melibatkan seluruh komponen bangsa demi mewujudkan Indonesia yang lebih kuat dan mandiri di bidang pangan.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Mensos Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Kunci Strategis Putus Kemiskinan Menuju Indonesia Makmur
JAKARTA, 24 AGUSTUS 2026 — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mewujudkan keadilan s

Pemerintah Siapkan Bantuan 1.000 Rumah dan Swasta Bangun 500 Hunian Baru di Flores
KUPANG, 24 AGUSTUS 2026 — Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan program bantuan pembangunan dan perbaikan 1.000 unit rumah bagi korban gempa di Pulau Flores, Nus

Kementerian PU Salurkan 12 Ribu Liter Air Bersih bagi Pengungsi Gempa di Kabupaten Sikka
SIKKA, 24 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendistribusikan pasokan air bersih bagi warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/8/2026). Distribusi
