Satu Suara Bangsa

Babinsa Kedungsoko Dampingi Petani Perkuat Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

10 Agu 2026, 01.31

Diperbarui: 10 Agu 2026, 01.31

Babinsa Kedungsoko Dampingi Petani Perkuat Produktivitas dan Ketahanan Pangan
Dokumentasi Satu Suara Bangsa Babinsa Kedungsoko Dampingi Petani Perkuat Produktivitas dan Ketahanan Pangan
TULUNGAGUNG, 8 AGUSTUS 2026 — Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Kedungsoko Pelda Nurhariyadi dari Koramil 0807/01 Tulungagung mendampingi petani Kelompok Tani Margi Mulyo Makmur dalam pencabutan benih padi di Kelurahan Kedungsoko, Kecamatan Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan sektor pertanian oleh TNI AD untuk membantu petani dalam proses budidaya sekaligus mendukung program pemerintah memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan.

Pelda Nurhariyadi turun langsung ke lahan sawah untuk membantu mencabut benih padi yang telah siap dipindahkan menuju areal penanaman. Pendampingan pertanian dilakukan dalam berbagai tahapan, mulai dari persiapan lahan, pembibitan, penanaman hingga perawatan tanaman. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat memberikan tambahan tenaga sekaligus membangun komunikasi dengan petani mengenai berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi selama proses produksi.

“Kami sebagai Babinsa akan terus berupaya hadir dan membantu para petani dalam setiap tahapan kegiatan pertanian. Mulai dari persiapan lahan, pembibitan, penanaman hingga perawatan tanaman, kami siap mendampingi sesuai kemampuan yang kami miliki,” ujar Nurhariyadi.

Pendampingan Dorong Produktivitas Pertanian

Pendampingan kepada petani merupakan salah satu bentuk keterlibatan aparat kewilayahan dalam mendukung program ketahanan pangan. Di tingkat kelurahan, kegiatan dilakukan melalui kerja bersama dengan kelompok tani sehingga proses produksi pertanian dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Keterlibatan Babinsa juga diarahkan untuk memperkuat sinergi antara petani, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan unsur terkait lainnya. Kolaborasi tersebut dibutuhkan karena peningkatan produksi pangan tidak hanya bergantung pada ketersediaan lahan, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dan keberlanjutan proses budidaya.

“Harapannya, kegiatan seperti ini dapat memberikan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan hasil produksi. Dengan pertanian yang produktif dan berkelanjutan, kita bersama-sama dapat berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan menuju terwujudnya swasembada pangan nasional,” katanya.

Ketahanan Pangan Diperkuat dari Tingkat Wilayah

Pendampingan di Kelurahan Kedungsoko menunjukkan penguatan ketahanan pangan dapat dimulai melalui dukungan langsung terhadap aktivitas produksi di tingkat petani. Pencabutan benih menjadi salah satu tahapan penting sebelum bibit dipindahkan dan ditanam pada lahan yang telah dipersiapkan.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaan. Interaksi langsung di lahan pertanian memungkinkan komunikasi antara aparat kewilayahan dan petani berlangsung secara rutin sekaligus memperkuat budaya gotong royong.

Dukungan terhadap sektor pertanian diharapkan dapat membantu menjaga keberlanjutan produksi pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi petani. Produktivitas yang terjaga menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Sinergi Menuju Kemandirian Pangan

Penguatan produksi pertanian membutuhkan keterlibatan berbagai unsur secara berkelanjutan. Pemerintah, kelompok tani, penyuluh pertanian, masyarakat, dan TNI melalui aparat kewilayahan memiliki ruang untuk berkolaborasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa diarahkan untuk membantu aktivitas petani tanpa menggantikan peran teknis lembaga pertanian. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan produksi yang semakin produktif sekaligus memperkuat semangat petani dalam mengelola lahan.

Koramil 0807/01 Tulungagung melalui Babinsa akan melanjutkan pendampingan terhadap kegiatan pertanian di wilayah binaan. Dukungan dari tingkat kelurahan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas, memperkuat kesejahteraan petani, serta memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan dari tingkat daerah hingga mendukung agenda swasembada pangan nasional.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait