Satu Suara Bangsa

Babinsa dan Warga Gotong Royong Bersihkan Material Longsor di Lumajang, Akses Jalan Kembali Aman

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

21 Agu 2026, 15.03

Diperbarui: 21 Agu 2026, 15.03

Babinsa dan Warga Gotong Royong Bersihkan Material Longsor di Lumajang, Akses Jalan Kembali Aman
Dokumentasi Satu Suara Bangsa Babinsa dan Warga Gotong Royong Bersihkan Material Longsor di Lumajang, Akses Jalan Kembali Aman
LUMAJANG, 19 AGUSTUS 2026 — Babinsa Wonocempokoayu Koramil 0821-03/Senduro Serda Taufiq bersama pemerintah desa dan masyarakat bergotong royong membersihkan material longsor yang menutupi bahu jalan di tikungan Kali Gede, Dusun Krajan RT 005 RW 002, Desa Wonocempokoayu, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (19/8/2026).

Pembersihan dilakukan untuk memastikan material longsor tidak mengganggu aktivitas masyarakat sekaligus mengurangi potensi bahaya bagi pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut.

Babinsa, perangkat desa, dan warga turun langsung membersihkan puing serta material yang berada di sisi jalan. Penanganan dilakukan agar akses masyarakat tetap terbuka dan kondisi jalan kembali aman digunakan.

Babinsa Ingatkan Warga Waspadai Longsor

Serda Taufiq mengatakan keterlibatan Babinsa dalam kerja bakti merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat sekaligus kondisi lingkungan di wilayah binaan.

“Kami bersama pemerintah desa dan warga bergotong royong membersihkan material longsor yang menutupi bahu jalan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama agar jalan kembali bersih, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Taufiq.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Kondisi medan di kawasan tersebut memiliki potensi longsor sehingga perubahan kondisi lingkungan perlu diantisipasi sejak dini.

Gotong Royong Percepat Penanganan

Kepala Dusun Krajan Sarwo Edi mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang turun langsung bersama masyarakat. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, dan warga menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan persoalan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan bersama-sama mengantisipasi potensi bencana. Dengan kepedulian dan gotong royong, berbagai persoalan di lingkungan dapat ditangani lebih cepat,” katanya.

Kerja bakti tersebut sekaligus memperkuat budaya gotong royong dalam menghadapi potensi bencana di tingkat desa. Setelah material longsor dibersihkan, akses jalan diharapkan dapat kembali digunakan masyarakat dengan lebih aman dan aktivitas warga berjalan lancar.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait