Satu Suara Bangsa

Aparat Gabungan Perketat Pengamanan di Menteng Pascabentrokan, Situasi Terus Dipantau

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

27 Jul 2026, 17.197 dibaca

Diperbarui: 27 Jul 2026, 19.45

Aparat Gabungan Perketat Pengamanan di Menteng Pascabentrokan, Situasi Terus Dipantau
Dokumentasi Satu Suara Bangsa — Aparat Gabungan Perketat Pengamanan di Menteng Pascabentrokan, Situasi Terus Dipantau
JAKARTA – Aparat gabungan dari Polri dan TNI memperkuat pengamanan di kawasan Jalan Tambak, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pascainsiden bentrokan antarwarga yang terjadi pada Minggu (26/7/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif sekaligus mengantisipasi potensi bentrokan susulan.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan sekitar 200 personel gabungan dikerahkan dalam operasi pengamanan. Personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Menteng, serta unsur TNI.

“Untuk jumlah pengamanan di obyek sekitar Menteng, sesuai keterangan semalam sekitar 200 personel gabungan dari TNI, personel Polda Metro, Polres Jakpus, dan Polsek Menteng,” ujar Erlyn, Senin (27/7/2026).

Menurutnya, aparat akan tetap disiagakan di sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman. Upaya tersebut merupakan bagian dari langkah preventif guna menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Sementara ini personel masih akan terus disiagakan,” jelas Erlyn.

Saat ini, personel gabungan ditempatkan di sekitar Masjid Jami’ Matraman, Jalan Matraman Dalam II, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, yang berada tidak jauh dari lokasi bentrokan.

Berdasarkan informasi kepolisian, bentrokan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB pada Minggu (26/7/2026) antara sekelompok pemuda yang menempati lahan kosong di Jalan Tambak I dengan warga setempat. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang berinisial K (23) meninggal dunia, sementara DS mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.

Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab bentrokan dan mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat. Dalam proses penanganan perkara, kepolisian telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam tindak penganiayaan saat insiden berlangsung.

Pengamanan yang melibatkan aparat gabungan merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta Pusat. Aparat juga terus melakukan langkah-langkah preventif serta proses penegakan hukum agar situasi tetap kondusif dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan aman.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait