Video Viral TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dua Terduga Pelaku Diamankan

MEDAN — Video penangkapan terduga pelaku begal oleh TNI Angkatan Laut (AL) di Kecamatan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara, viral di media sosial. Operasi yang digelar pada 17–19 April 2026 itu dilakukan untuk merespons keresahan warga akibat maraknya aksi pembegalan, dengan dua orang terduga pelaku berhasil diamankan.

Kepala Dinas Penerangan Koarmada I Wahyu menjelaskan bahwa operasi melibatkan sekitar 15 personel Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) dengan dukungan kepala lingkungan setempat. “Ada sekitar 15 personel Pomal diturunkan dengan dukungan kepala lingkungan setempat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (20/4/2026).

Ia menyampaikan, operasi diawali dengan briefing dan apel kesiapan di Lapangan Apel Pomal, kemudian dilanjutkan patroli serta penertiban di sejumlah titik rawan kejahatan. Dalam operasi pertama pada Jumat (17/4/2026), petugas mengamankan seorang pria berinisial AP. “Dalam operasi itu, petugas mengamankan seorang pria inisial AP. Dia diduga terlibat kasus pencurian serta pengancaman terhadap kepala lingkungan,” kata Wahyu.

Dari tangan pelaku AP, petugas menyita barang bukti berupa alat isap sabu, empat korek api, plastik paket sabu, serta obeng yang diduga digunakan untuk melakukan aksi kejahatan. Operasi kemudian berlanjut pada Minggu (19/4/2026) di Jalan KL Yos Sudarso, di mana petugas kembali mengamankan terduga pelaku lain berinisial ISL alias Iwan (21). “Pelaku ditangkap saat mengendarai motor,” ujarnya.

Petugas juga menemukan barang bukti berupa senjata tajam dan pistol mainan dari tangan ISL yang diduga digunakan dalam aksi pembegalan. Kedua pelaku saat ini diamankan di Markas Komando Polisi Militer Koarmada I untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam beberapa waktu terakhir, wilayah Belawan dilaporkan mengalami peningkatan kasus kejahatan jalanan, termasuk pembegalan yang kerap menimbulkan korban luka. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat dan mendorong aparat untuk meningkatkan patroli serta penindakan di titik-titik rawan.

Dari sisi dampak, operasi ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman masyarakat serta memperkuat kehadiran aparat di wilayah rawan kriminalitas. Namun, penanganan kejahatan jalanan juga memerlukan sinergi berkelanjutan antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah guna memastikan pencegahan berjalan efektif.

Sebagai tindak lanjut, TNI AL akan terus mengintensifkan patroli dan operasi penertiban di wilayah Belawan dan sekitarnya, serta memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kota Medan dan kepolisian untuk menekan angka kejahatan dan menjaga stabilitas keamanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *