SLEMAN, 18 April 2026 — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0732/Sleman dipusatkan di Sendangrejo, Kapanewon Minggir, guna mempercepat pembangunan infrastruktur desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi TNI dan warga.
Kegiatan Pra TMMD yang berlangsung sejak April ini menyasar pembangunan fisik berupa talud sepanjang 1.040 meter, pembuatan gorong-gorong, serta renovasi rumah tidak layak huni milik warga kurang mampu.
Salah satu warga, Turmudi (45), mengaku optimistis terhadap dampak program tersebut bagi lingkungan sekitarnya. Ia menyebut keterlibatan langsung prajurit TNI menjadi motivasi bagi masyarakat untuk ikut bergotong royong.
“Saya lihat bapak-bapak TNI setiap hari bekerja, membangun talud sepanjang 1.040 meter, membuat gorong-gorong dan merenovasi rumah warga yang tidak mampu. Semoga program ini bisa berkesinambungan dan bisa berlanjut untuk daerah lain yang tertinggal,” ujar Turmudi.
Program TMMD merupakan agenda terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang bertujuan mempercepat pembangunan wilayah tertinggal, khususnya di sektor infrastruktur dasar. Selain pembangunan fisik, TMMD juga membawa misi nonfisik seperti penguatan wawasan kebangsaan dan pemberdayaan masyarakat.
“Melalui program kegiatan TMMD ini, selain dapat membantu kesulitan masyarakat, juga membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan, sekaligus sebagai upaya untuk memantapkan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat,” demikian disampaikan dalam keterangan kegiatan.
Secara historis, TMMD telah menjadi salah satu program unggulan TNI dalam mendukung pembangunan nasional di tingkat desa, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses infrastruktur dan layanan dasar.
Dari sisi dampak, pembangunan talud dan fasilitas pendukung lainnya diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, mengurangi risiko bencana seperti longsor, serta memperlancar aktivitas ekonomi warga. Perbaikan rumah tidak layak huni juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Ke depan, program ini diharapkan dapat terus berlanjut dengan cakupan wilayah yang lebih luas, serta didukung kolaborasi berkelanjutan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat guna memperkuat pembangunan desa secara merata.
