Satgas Pamtas Yonarhanud 2 Kostrad Bangun Tanggul Sungai Bersama Warga di TTU

TIMOR TENGAH UTARA — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat melalui Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad melaksanakan kegiatan karya bakti bersama masyarakat dengan membangun tanggul sungai di Desa Satab, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan personel TNI dan warga setempat yang bergotong royong memperkuat bibir sungai guna mengantisipasi potensi kerusakan lingkungan akibat luapan air. Pembangunan tanggul dilakukan sebagai langkah preventif untuk melindungi lahan pertanian, akses jalan, dan permukiman warga di wilayah perbatasan RI–Timor Leste.

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas bersama masyarakat menyiapkan material bangunan, menyusun batu, memperkuat struktur bantaran sungai, serta menata jalur aliran air agar lebih terkendali. Semangat kebersamaan terlihat selama proses pengerjaan yang dilakukan secara gotong royong.

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad menegaskan kegiatan karya bakti tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi lingkungan dan kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan.

“Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat dalam mengurangi risiko kerusakan akibat luapan sungai sekaligus memperkuat hubungan antara prajurit TNI dengan warga melalui kerja sama yang nyata dan bermanfaat langsung,” ujarnya.

Wilayah Kecamatan Miomaffo Barat diketahui memiliki sejumlah aliran sungai yang rawan meluap saat curah hujan tinggi. Kondisi tersebut kerap menyebabkan erosi di bantaran sungai hingga mengancam akses transportasi dan lahan milik warga.

Melalui pembangunan tanggul sederhana tersebut, masyarakat berharap risiko abrasi dan kerusakan lingkungan dapat ditekan. Kehadiran personel Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat juga dinilai membantu mempercepat pekerjaan yang sebelumnya sulit dilakukan secara mandiri oleh warga.

Selain menjalankan tugas pengamanan wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-RDTL juga aktif melaksanakan program teritorial dan kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti karya bakti, pembangunan fasilitas umum, pelayanan kesehatan, hingga pendampingan pendidikan di wilayah perbatasan.

Ke depan, kegiatan gotong royong dan pembinaan teritorial serupa akan terus dilaksanakan guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendukung pembangunan dan ketahanan wilayah di kawasan perbatasan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *