Progres TMMD ke-128 Kodim 0623 Cilegon Capai 80 Persen, Tim Wasev Mabesad Beri Apresiasi

CILEGON — Kepala Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0623/Cilegon, Brigjen TNI Donny Pramono, mengapresiasi capaian pelaksanaan program TMMD di wilayah Kota Cilegon yang hingga pertengahan Mei 2026 telah mencapai progres sekitar 70 hingga 80 persen.

Apresiasi tersebut disampaikan Brigjen TNI Donny Pramono saat meninjau langsung sejumlah lokasi pembangunan program TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon pada Selasa (12/5/2026).

“Iya hasil peninjauan jadi pengawasan dan evaluasi ini dilaksanakan pertengahan bulan. Jadi kita laksanakan pertengahan untuk melihat pekerjaan fisik ini sudah berapa persen,” ujar Brigjen TNI Donny Pramono di sela kegiatan peninjauan.

Menurut Donny, berdasarkan pemaparan Komandan Kodim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori, mayoritas sasaran pembangunan fisik telah mendekati target penyelesaian.

“Pembangunannya sudah hampir mencapai 70 sampai 80 persen atau sudah mendekati target 100 persen. Tentunya tinggal 30 atau 20 persen akan diselesaikan sampai penutupan nanti,” katanya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori mengatakan hingga Rabu (13/5/2026), progres keseluruhan program TMMD ke-128 telah mencapai sekitar 80 persen, baik untuk kegiatan fisik maupun nonfisik.

“Kemarin kita juga sudah didatangi tim Wasev dari Mabesad dan sudah melakukan pengecekan ke lapangan. Alhamdulillah dalam waktu yang sisa ini kita akan terus bekerja agar bisa mencapai 100 persen,” ujar Imam Buchori.

Ia menjelaskan sejumlah sasaran fisik yang hampir selesai meliputi pembukaan dan pemadatan lahan, pembangunan saluran irigasi, sumur bor, fasilitas mandi cuci kakus (MCK), pipanisasi, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), hingga renovasi mushala.

“Iya rumah tidak layak huni ada 10 titik, sumur bor 10 titik, MCK 5 titik. Renovasi mushala kita pasang atap baru, cat baru yang sudah mencapai 80 persen. Jadi insya Allah kita menargetkan di tanggal 19 Mei keseluruhan sudah mencapai 100 persen,” katanya.

Selain pembangunan fisik, program TMMD juga mencakup kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat seperti operasi katarak serta edukasi kesehatan dan kebangsaan bagi warga setempat.

Program TMMD merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan maupun kawasan yang membutuhkan peningkatan infrastruktur dasar dan pelayanan sosial.

Di Cilegon, pembangunan infrastruktur melalui TMMD diharapkan mampu memperlancar akses masyarakat, meningkatkan kualitas sanitasi dan ketersediaan air bersih, serta mendukung aktivitas ekonomi warga di wilayah sasaran.

Kodim 0623/Cilegon menyatakan akan memaksimalkan personel dan tenaga kerja di lapangan agar seluruh target pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu sebelum penutupan program TMMD ke-128 pada 19 Mei 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *