Pemprov Jatim Percepat Pembangunan 18 Sekolah Rakyat, Siap Sambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027

SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mempercepat penyelesaian pembangunan 18 Sekolah Rakyat permanen di berbagai daerah guna memastikan seluruh fasilitas siap digunakan menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, mengatakan progres pembangunan sebagian besar Sekolah Rakyat permanen saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Pemerintah bersama Kementerian Sosial terus melakukan pemantauan langsung guna memastikan kesiapan seluruh sarana dan prasarana sebelum sekolah mulai beroperasi.

“18 Sekolah Rakyat permanen ini rata-rata sudah mencapai 90 persen. Saat ini tim Kemensos dan tim Dinas Sosial sedang turun ke lapangan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan cek kesehatan dan MPLS pada 14 Juli,” ujar Restu.

Menurutnya, tim dari Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial Jawa Timur mengintensifkan inspeksi lapangan untuk memastikan setiap unit sekolah memenuhi standar operasional, termasuk kesiapan ruang belajar, asrama, fasilitas penunjang, serta layanan kesehatan bagi calon peserta didik.

Sementara itu, Kementerian Sosial menetapkan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimulai pada 14 Juli 2026. Bagi Sekolah Rakyat permanen yang proses pembangunannya baru selesai, pelaksanaan MPLS masih diberikan waktu hingga 31 Juli 2026 agar seluruh peserta didik tetap dapat mengikuti masa orientasi secara optimal.

Percepatan pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas melalui Program Sekolah Rakyat, sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan dengan memberikan kesempatan belajar yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Dengan kesiapan infrastruktur yang terus dimatangkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap seluruh Sekolah Rakyat dapat beroperasi sesuai jadwal, sehingga proses pembelajaran pada tahun ajaran baru berlangsung aman, nyaman, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *