Kemensos Buka 5.127 Formasi PPPK Sekolah Rakyat 2026, Lulusan SMA Bisa Daftar Tenaga Administrasi

JAKARTA – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) kembali membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat Tahun 2026 dengan total 5.127 formasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Dalam rekrutmen kali ini, lulusan SMA/SMK/sederajat juga mendapat kesempatan untuk bergabung melalui formasi tenaga administrasi pada jabatan Operator Layanan Operasional.

Rekrutmen tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat operasional Sekolah Rakyat yang tengah dikembangkan sebagai program strategis nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Pendaftaran dibuka mulai 8 hingga 14 Juni 2026 melalui sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).

Berdasarkan pengumuman resmi Kemensos, tersedia 185 formasi khusus bagi lulusan SMA/SMK/sederajat pada jabatan Operator Layanan Operasional. Jabatan ini bertugas melaksanakan pencatatan, pendokumentasian dokumen, pengelolaan bahan administrasi, serta layanan administrasi lainnya yang mendukung operasional Sekolah Rakyat.

Formasi tersebut tersebar di empat wilayah penempatan. Wilayah II yang meliputi Bali, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat menjadi wilayah dengan alokasi terbesar sebanyak 101 formasi. Sementara Wilayah I memperoleh 32 formasi, Wilayah III sebanyak 38 formasi, dan Wilayah IV sebanyak 14 formasi.

Kemensos menegaskan bahwa rekrutmen terbuka bagi pelamar umum maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Kemensos yang memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan.

Beberapa persyaratan utama yang harus dipenuhi pelamar antara lain berstatus Warga Negara Indonesia, berusia minimal 20 tahun dan maksimal 45 tahun, tidak pernah dipidana dengan hukuman dua tahun atau lebih, tidak berstatus sebagai ASN aktif, anggota TNI maupun Polri, serta tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik.

Selain itu, pelamar wajib bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia, bekerja secara sif, dan tinggal di sekitar lokasi Sekolah Rakyat atau asrama yang disediakan. Persyaratan administrasi juga mencakup pengunggahan dokumen seperti surat lamaran, ijazah, transkrip nilai, pas foto, serta dokumen pendukung lainnya melalui laman SSCASN.

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Untuk mendukung operasional sekolah tersebut, pemerintah membutuhkan tenaga kependidikan dalam berbagai bidang, mulai dari pengasuhan, pengelolaan asrama, administrasi, keuangan, hingga operator sekolah.

Secara nasional, pemerintah saat ini juga tengah mempercepat pembangunan puluhan Sekolah Rakyat permanen yang ditargetkan mulai beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027. Kehadiran tenaga kependidikan menjadi bagian penting dalam memastikan layanan pendidikan, pengasuhan, dan administrasi sekolah dapat berjalan optimal sejak awal operasional.

Bagi masyarakat, pembukaan formasi PPPK ini memberikan peluang kerja baru, khususnya bagi lulusan SMA/SMK yang ingin berkarier di sektor pelayanan publik. Selain membuka kesempatan menjadi aparatur pemerintah, rekrutmen ini juga diharapkan mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di Sekolah Rakyat yang akan melayani siswa dari kelompok masyarakat rentan.

Tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, seleksi kompetensi menggunakan Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN), serta seleksi kompetensi tambahan. Pemerintah menargetkan seluruh proses seleksi selesai pada Juli 2026, dilanjutkan dengan pemberkasan dan pengisian daftar riwayat hidup hingga Agustus 2026 sebelum peserta yang lulus ditempatkan sesuai wilayah penugasan masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *