Babinsa Kelua Dampingi Petani Jemur Gabah, Perkuat Ketahanan Pangan di Tabalong

TNI Hadir Bantu Petani Pascapanen untuk Jaga Kualitas Hasil Produksi Padi

TABALONG — Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui pendampingan yang dilakukan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1008-05/Kelua-Muara Harus, Serda Jangkung, kepada petani di Kelurahan Pulau, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026).

Di tengah meningkatnya aktivitas panen padi sawah, Serda Jangkung turun langsung membantu warga binaannya menjemur gabah hasil panen. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas gabah sebelum memasuki tahap penyimpanan maupun pemasaran sehingga hasil panen memiliki nilai jual yang lebih baik.

Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian masyarakat merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan TNI AD terhadap sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional.

Dengan suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong, Serda Jangkung bersama para petani bekerja menata dan menjemur gabah agar proses pengeringan berjalan optimal. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas hasil panen dan mengurangi risiko kerusakan akibat kadar air yang masih tinggi.

Serda Jangkung mengatakan pendampingan kepada petani tidak hanya dilakukan saat masa tanam dan pemeliharaan tanaman, tetapi juga hingga tahap pascapanen.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami selalu berupaya hadir dan membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan, termasuk di sektor pertanian. Kegiatan menjemur gabah ini merupakan bagian dari upaya menjaga kualitas hasil panen agar memiliki nilai jual yang baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Babinsa juga bertujuan memberikan motivasi kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian demi mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.

“Selain itu, kehadiran kami juga untuk memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat dalam meningkatkan produksi pangan,” tambahnya.

Sementara itu, Danramil 1008-05/Kelua-Muara Harus, Peltu Fajar Sehani, menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam berbagai aktivitas pertanian merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan.

“Babinsa memiliki peran penting sebagai ujung tombak satuan teritorial yang selalu dekat dengan masyarakat. Melalui pendampingan seperti ini, diharapkan hubungan yang harmonis antara TNI dan rakyat semakin kuat serta mampu mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang tangguh di wilayah Kecamatan Kelua,” kata Fajar.

Program pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa selama ini mencakup berbagai tahapan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga panen dan pascapanen. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas produksi pangan nasional di tengah berbagai tantangan sektor pertanian.

Bagi petani, bantuan tenaga dan pendampingan dari Babinsa memberikan manfaat langsung dalam mempercepat pekerjaan sekaligus meningkatkan semangat gotong royong di lingkungan masyarakat. Kehadiran aparat teritorial di lapangan juga dinilai memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyukseskan program ketahanan pangan.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut mendapat sambutan positif dari warga setempat. Melalui kolaborasi antara TNI dan masyarakat, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Tabalong terus meningkat sehingga mampu mendukung kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *