Kerusakan Saluran Air di Desa Ketapang Lor Berpotensi Ganggu Distribusi ke Permukiman Warga
JOMBANG – Babinsa Desa Ketapang Lor, Koptu Sunafik, bersama petugas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan warga setempat melakukan perbaikan saluran pipa air bersih yang mengalami kerusakan, Minggu (31/5/2026). Perbaikan dilakukan untuk memastikan distribusi air bersih kepada masyarakat tidak terganggu.
Kerusakan pipa tersebut sebelumnya diketahui berpotensi menghambat pasokan air ke sejumlah permukiman warga. Mengingat air bersih merupakan kebutuhan pokok yang digunakan untuk memasak, mandi, mencuci, dan berbagai aktivitas rumah tangga lainnya, perbaikan dilakukan secepat mungkin melalui kerja sama antara aparat, petugas teknis, dan masyarakat.
Koptu Sunafik mengatakan keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang menempatkan TNI sebagai mitra masyarakat dalam membantu mengatasi berbagai persoalan di wilayah binaan.
“Sebagai aparat teritorial, kami memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir dan membantu masyarakat. Air bersih merupakan kebutuhan vital, sehingga perbaikannya harus segera dilakukan agar aktivitas warga tidak terganggu,” kata Sunafik.
Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya membantu proses perbaikan secara fisik, tetapi juga memberikan dukungan dan semangat kepada petugas PDAM maupun warga yang terlibat dalam pekerjaan tersebut. Sinergi yang terjalin membuat proses perbaikan berjalan lebih cepat dan efektif.
“Air bersih menyangkut kebutuhan sehari-hari masyarakat. Karena itu kami berupaya membantu semaksimal mungkin agar perbaikan cepat selesai dan warga bisa kembali menikmati layanan air bersih seperti biasa,” ujarnya.
Dalam proses perbaikan, petugas melakukan pengecekan titik kerusakan, penggalian area pipa yang bermasalah, serta penggantian bagian saluran yang mengalami kerusakan. Warga sekitar turut bergotong royong membantu pekerjaan agar distribusi air dapat segera kembali normal.
Ketersediaan air bersih menjadi salah satu layanan dasar yang sangat penting bagi masyarakat. Gangguan pada jaringan distribusi, meskipun hanya berlangsung dalam waktu singkat, dapat memengaruhi berbagai aktivitas rumah tangga dan pelayanan publik di lingkungan sekitar.
Karena itu, respons cepat terhadap kerusakan infrastruktur air dinilai penting untuk menjaga kualitas layanan kepada masyarakat. Kolaborasi antara PDAM, aparat kewilayahan, dan warga menjadi faktor utama dalam mempercepat penanganan gangguan tersebut.
Kegiatan perbaikan ini juga menunjukkan peran TNI yang tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi turut hadir membantu masyarakat dalam menyelesaikan persoalan sosial dan kebutuhan dasar di lingkungan mereka.
Sunafik menegaskan Babinsa akan terus hadir mendampingi masyarakat serta siap membantu setiap kesulitan yang dihadapi warga di wilayah binaannya.
“Babinsa harus selalu menjadi bagian dari solusi atas persoalan masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, kami akan terus mendampingi warga dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan,” pungkasnya.
Dengan selesainya perbaikan saluran pipa tersebut, distribusi air bersih di Desa Ketapang Lor diharapkan kembali normal sehingga kebutuhan sehari-hari masyarakat dapat terpenuhi tanpa kendala. Pemerintah daerah dan PDAM juga akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jaringan distribusi guna mencegah terjadinya gangguan serupa di kemudian hari.
