Presiden Salurkan Sapi Kurban Jumbo ke Brebes dan Purworejo, Perkuat Kepedulian Negara kepada Masyarakat

BREBES – Presiden Republik Indonesia menyalurkan bantuan hewan kurban berupa sapi berukuran jumbo kepada masyarakat di Kabupaten Brebes dan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian negara kepada masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan solidaritas sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

Di Kabupaten Brebes, bantuan Presiden berupa sapi jenis Limousine seberat 1,2 ton diserahkan kepada masyarakat Dukuh Cisadap, Desa Buara, Kecamatan Ketanggungan. Sementara di Kabupaten Purworejo, warga Desa Pogungjurutengah, Kecamatan Bayan, menerima sapi jenis Simmental dengan bobot mencapai satu ton melalui Program Bantuan Kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia Tahun 2026.

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, mengatakan bantuan sapi kurban tersebut merupakan bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sebelumnya terdampak musibah banjir bandang.

“Bantuan ini bukan sekadar hewan kurban saja, tetapi wujud perhatian dan kepedulian negara kepada masyarakatnya. Ada pesan kebersamaan, semangat berbagi, dan harapan agar masyarakat tetap saling menguatkan,” ujar Paramitha saat menyerahkan bantuan kepada warga Desa Buara.

Menurut Paramitha, perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat Brebes terus berlanjut. Setelah menerima bantuan serupa pada 2025 di Kecamatan Bumiayu, tahun ini bantuan kembali diberikan kepada warga yang membutuhkan sebagai bagian dari upaya memperkuat solidaritas sosial dan mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Brebes, Ismu Subroto, menjelaskan sapi bantuan Presiden tersebut merupakan hasil budidaya peternak lokal asal Desa Wanoja, Kecamatan Salem. Sapi yang diberi nama “Rambo Besar” itu memiliki bobot 1,2 ton dan menjadi sapi kurban bantuan Presiden dengan bobot terbesar di Jawa Tengah tahun ini.

“Sapi ini dinamakan Rambo Besar dan alhamdulillah menjadi sapi kurban presiden terberat di Jawa Tengah,” kata Ismu.

Ia menambahkan, hewan kurban tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, termasuk vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), sehingga dinyatakan sehat dan layak untuk disembelih.

Sementara itu, di Kabupaten Purworejo, Bupati Yuli Hastuti menyampaikan bahwa bantuan sapi kurban dari Presiden menjadi simbol kuat kepedulian pemerintah terhadap masyarakat sekaligus momentum memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

“Semangat tersebut penting untuk terus kita jaga dalam kehidupan bermasyarakat, agar kebersamaan, gotong royong, dan rasa saling peduli semakin tumbuh di tengah masyarakat,” ujar Yuli di Masjid Al Muslimin, Desa Pogungjurutengah.

Program bantuan hewan kurban Presiden telah menjadi agenda rutin pemerintah sebagai bentuk penguatan hubungan sosial antara negara dan masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan masyarakat penerima manfaat pada momentum Iduladha, program ini juga menjadi dukungan nyata terhadap peternak lokal karena hewan kurban yang dipilih berasal dari hasil budidaya peternak daerah.

Kebijakan tersebut memberikan dampak ganda bagi masyarakat. Di satu sisi, warga memperoleh manfaat langsung melalui pembagian daging kurban, sementara di sisi lain para peternak lokal mendapatkan peluang ekonomi melalui penjualan ternak berkualitas tinggi kepada pemerintah. Langkah ini sekaligus mendukung pengembangan sektor peternakan nasional dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha peternakan di daerah.

Ke depan, pemerintah daerah bersama panitia kurban akan memastikan proses penyembelihan dan distribusi daging dilakukan secara tertib, transparan, dan tepat sasaran agar manfaat bantuan Presiden dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat yang membutuhkan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *