BANGKALAN — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun 2026 resmi ditutup dalam upacara yang digelar di Lapangan Desa Galis Dajah, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dan Desa” tersebut dihadiri Komandan Lanal Batuporon bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bangkalan dan diikuti sekitar 200 peserta.
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Kasrem 084/Bhaskara Jaya, Nico Reza H. Dipura, selaku Inspektur Upacara.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat mulai dari pemeriksaan pasukan, pembacaan laporan hasil pelaksanaan TMMD, penandatanganan berita acara serah terima, hingga penyampaian amanat oleh Inspektur Upacara.
Dalam sambutannya, Kasrem 084/Bhaskara Jaya menegaskan bahwa program TMMD merupakan bentuk nyata sinergi lintas sektoral antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.
“Program TMMD telah berjalan sejak tahun 1980 dan dilaksanakan secara berkala untuk membantu pembangunan di wilayah tertinggal, terpelosok, maupun daerah terdampak bencana,” ujarnya.
Ia menjelaskan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial kemasyarakatan melalui berbagai program seperti renovasi rumah tidak layak huni, pembangunan MCK, pengeboran air bersih, pembangunan jembatan, hingga pemberian bantuan sosial kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran TMMD menjadi bukti nyata kedekatan TNI dengan rakyat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI bersama masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat TNI-Polri dan Forkopimda, di antaranya Pamen Ahli Bidang OMSP Kodam V/Brawijaya Sugiatmono, Pa LO AL Kurniawan, Sekretaris Daerah Bangkalan Ismet Effendi, serta Dandim 0829/Bangkalan Nanang Fahrur Rozy.
Selain unsur pemerintahan dan aparat keamanan, kegiatan juga dihadiri Forkopimcam Konang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda setempat sebagai bentuk dukungan terhadap program pembangunan berbasis kemanunggalan TNI dan rakyat.
