TABANAN – Babinsa Desa Babahan, Koramil 1619-08/Penebel, Serma I Made Arka, mendampingi kegiatan gotong royong bersama Kelompok Tani Sipadu 659 Duwi Mekar dalam pengemasan 10 ton pupuk organik padat di Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, Sabtu (4/7/2026). Pendampingan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan pupuk organik.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00 WITA itu difokuskan pada proses pengemasan dan pengepakan pupuk organik guna memenuhi permintaan pasar serta mendukung kelancaran distribusi ke wilayah Kabupaten Jembrana. Sebanyak 10 ton pupuk organik dikemas dalam karung berkapasitas 40 kilogram dengan harga jual Rp80.000 per karung.
Babinsa Desa Babahan Serma I Made Arka mengatakan kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata dukungan TNI terhadap aktivitas masyarakat, khususnya di sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.
“Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk mendukung aktivitas masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Kehadiran Babinsa diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas sekaligus mengembangkan penggunaan pupuk organik yang ramah lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sipadu 659 Duwi Mekar, I Made Kustika, menegaskan semangat gotong royong menjadi faktor utama yang mempercepat proses pengemasan sehingga seluruh pesanan dapat diselesaikan sesuai jadwal dan segera didistribusikan kepada konsumen.
“Semangat gotong royong menjadi kunci dalam mempercepat proses pengemasan sehingga pesanan dapat dikirim tepat waktu kepada para konsumen,” kata I Made Kustika.
Pengembangan pupuk organik menjadi salah satu upaya mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Selain meningkatkan kesuburan tanah, penggunaan pupuk organik juga dinilai mampu menjaga kualitas lingkungan dan mendukung produktivitas pertanian dalam jangka panjang.
Sinergi antara Babinsa dan kelompok tani diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas produksi pupuk organik lokal, memperkuat kemandirian petani, serta meningkatkan nilai tambah sektor pertanian di Kabupaten Tabanan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan melalui pemberdayaan masyarakat berbasis potensi daerah.
Ke depan, Koramil 1619-08/Penebel akan terus mendukung berbagai program pemberdayaan petani melalui pendampingan di lapangan, penguatan semangat gotong royong, serta kolaborasi dengan kelompok tani guna meningkatkan produktivitas pertanian, memperluas pemanfaatan pupuk organik, dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
