3.608 Personel TNI AL dan Warga Bersih-bersih Surabaya Sambut Hardikal ke-80

SURABAYA, 5 Mei 2026 — Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) bersama Akademi Angkatan Laut, Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut, Pemerintah Kota Surabaya, dan masyarakat menggelar aksi bersih-bersih kota yang melibatkan 3.608 personel di Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Pendidikan TNI Angkatan Laut (Hardikal) ke-80, dengan fokus menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.

Komandan Kodiklatal Nur Alamsyah menyatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata TNI AL dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan. “Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya lingkungan yang sehat dan nyaman,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ia menjelaskan, kegiatan dilaksanakan secara terpadu di 15 sektor yang tersebar di wilayah Semampir dan Krembangan. Selain pembersihan sampah, personel gabungan juga melakukan penataan lingkungan guna menciptakan kawasan yang lebih tertata dan layak huni. “Diharapkan ke depannya sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kebersihan serta menciptakan lingkungan Kota Surabaya yang lebih baik,” kata Nur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hardikal ke-80 yang menitikberatkan pada penguatan kepedulian sosial serta kedekatan TNI AL dengan masyarakat. Selain aksi bersih-bersih, TNI AL juga menyalurkan bantuan sosial berupa 80 paket sembako kepada warga di Kecamatan Semampir dan Kecamatan Krembangan.

Secara umum, peringatan Hardikal menjadi momentum bagi TNI AL untuk memperkuat peran pendidikan dan pembinaan sumber daya manusia di lingkungan militer, sekaligus memperluas kontribusi sosial kepada masyarakat. Kegiatan berbasis lingkungan seperti ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan melalui pengelolaan kebersihan dan penataan lingkungan.

Dari sisi dampak, aksi kolaboratif ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi volume sampah di kawasan padat penduduk, serta memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Keterlibatan berbagai pihak juga menunjukkan pentingnya pendekatan gotong royong dalam menyelesaikan persoalan lingkungan perkotaan.

Ke depan, Kodiklatal bersama pemerintah daerah berencana terus memperluas kegiatan serupa secara berkelanjutan, termasuk edukasi lingkungan dan aksi sosial lainnya, guna mendukung terciptanya kota yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *