Verifikasi Bansos Digital Menjangkau 61 Ribu Keluarga
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 24 Agu 2026, 00.22

SLEMAN, 13 AGUSTUS 2026 — Verifikasi penerima bantuan sosial berbasis data meningkat dari sekitar 3.000 keluarga pada awal Juli menjadi 61.000 keluarga per 7 Agustus 2026. Kenaikan sekitar 20 kali lipat itu dicapai dalam uji coba Program Perlindungan Sosial Digital.
Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kementerian Komdigi Mira Tayyiba mengatakan sekitar 90 persen pendaftar awal melakukan pendaftaran mandiri. Uji coba dilaksanakan bertahap agar kekurangan sistem dapat diperbaiki.
Mekanisme Sanggah Data
Pemerintah menyediakan mekanisme sanggah apabila keadaan masyarakat belum tercermin dalam data yang digunakan. Fitur tersebut memberi ruang bagi warga untuk mengajukan koreksi.
Program Perlindungan Sosial Digital dijalankan lintas kementerian. Hasil uji coba di Sleman digunakan untuk mengevaluasi proses pendaftaran dan verifikasi sebelum cakupannya diperluas.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Istana Bantah Haji Isam Ditunjuk sebagai Koordinator Penanganan Karhutla
JAKARTA, 23 AGUSTUS 2026 — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menunjuk pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam sebagai koordinator penanganan

Sebanyak 1.725 Paket Sembako Disiapkan bagi Warga Terdampak Gempa NTT
MAUMERE, 16 AGUSTUS 2026 — Sebanyak 1.725 paket sembako bantuan Presiden Prabowo Subianto tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Bantuan diterbangkan menggunakan pesawat Hercules untuk mendukung

P3-TGAI 2026 Tingkatkan Irigasi Berbasis Partisipasi Masyarakat
JAKARTA, 21 AGUSTUS 2026 — Pemerintah menjalankan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi 2026 untuk memperbaiki jaringan irigasi berbasis partisipasi masyarakat. Program Kementerian Pekerjaan Umum
