Program MBG Diperkenalkan di Prambon Nganjuk untuk Cegah Gizi Buruk
Samuel
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 6 Agu 2026, 05.21

NGANJUK – Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digelar di Desa Watudandang, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (14/2/2026) pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang sebagai langkah konkret menekan angka stunting dan gizi buruk.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program prioritas nasional di bidang gizi. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI M. Yahya Zaini diwakili oleh Tenaga Ahli DPR RI M. Sam’ani Kurniawan.
Dalam sambutannya, Sam’ani menyampaikan bahwa dirinya hadir mewakili M. Yahya Zaini yang berhalangan karena agenda rapat. Ia menegaskan bahwa persoalan gizi buruk dan stunting masih menjadi tantangan di Indonesia, sehingga kehadiran Program MBG diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam mengatasi permasalahan tersebut.
Sasaran Program MBG
Program MBG menyasar anak balita, siswa SD hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui. Program ini dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
Menurut Sam’ani, Program MBG tidak hanya memberikan makanan bergizi kepada penerima manfaat, tetapi juga menjadi contoh bagi orang tua dalam menyiapkan makanan sehat bagi anak-anak di rumah.
“Tidak perlu bahan yang mahal, yang penting bergizi dan seimbang. Program ini bisa ditiru oleh orang tua dalam menyiapkan makanan sehari-hari,” ujarnya.
Penjelasan Terkait Cita Rasa Makanan
Ia juga menanggapi masukan masyarakat terkait cita rasa makanan MBG yang dinilai kurang kuat. Menurutnya, hal tersebut karena adanya pengaturan kadar gula dan garam sesuai standar gizi. Pengurangan natrium dilakukan untuk mencegah risiko penyakit seperti hipertensi akibat konsumsi gula dan garam berlebih.
“Rasa yang lebih hambar itu memang sudah diatur takaran gizinya. Tujuannya agar kita tidak terlalu banyak mengonsumsi gula dan garam,” jelasnya.
Harapan Program Berjalan Optimal
Sam’ani berharap program ini dapat berjalan lancar, tepat sasaran, dan terus dievaluasi agar setiap kendala yang muncul dapat segera ditangani. Sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus memperkuat dukungan bersama dalam upaya menekan angka stunting dan membangun generasi yang lebih sehat.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny

YPPI Deklarasikan Komitmen Lindungi Hak dan Kearifan Lokal Masyarakat Adat
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Yayasan Pemuda Untuk Perdamaian Indonesia (YPPI) mendeklarasikan kehadirannya sebagai wadah yang berkomitmen mendorong perlindungan, pemberdayaan, dan penguatan masyarakat adat di In

Deklarasi YPPI Perkuat Peran Generasi Muda sebagai Penggerak Persatuan Nasional
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Yayasan Pemuda Untuk Perdamaian Indonesia (YPPI) secara resmi mendeklarasikan kehadirannya sebagai wadah yang berkomitmen mendorong perlindungan, pemberdayaan, dan penguatan masyarak
