Program Makan Bergizi Gratis Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Rakyat di Tengah Krisis Global
Samuel
Editor: Redaksi Satu Suara Bangsa
Diperbarui: 20 Jul 2026, 18.56

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu strategi penting pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi masyarakat di tengah ketidakpastian global. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai kebijakan sosial, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi di tingkat akar rumput.
Dalam wawancara eksklusif dengan Bloomberg, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa MBG dirancang sebagai stimulus ekonomi bagi masyarakat kecil, sekaligus investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
“Stimulus untuk pertumbuhan di tingkat akar rumput,” ujar Prabowo.
Dorong Aktivitas Ekonomi Lokal
Program MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima bantuan, tetapi juga menciptakan efek berantai bagi perekonomian lokal. Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan berbagai pelaku usaha di daerah, mulai dari petani, peternak, hingga penyedia bahan pangan yang menjadi bagian dari rantai pasok.
Dengan melibatkan sektor usaha lokal, MBG dinilai mampu memperkuat daya beli masyarakat serta membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan menengah di berbagai wilayah.
Target 80 Juta Penerima Manfaat
Pemerintah menargetkan program MBG dapat menjangkau sekitar 80 juta penerima manfaat pada tahun 2026. Kelompok yang menjadi sasaran program ini antara lain:
Anak-anak sekolah
Balita
Ibu hamil
Ibu menyusui
Program tersebut dirancang untuk menyediakan makanan bergizi bagi puluhan juta masyarakat hampir setiap hari.
Presiden Prabowo menyebutkan bahwa program MBG saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah dengan alokasi sekitar 11 persen dari anggaran pemerintah pusat.
Investasi Jangka Panjang untuk SDM
Selain menjadi stimulus ekonomi, program MBG juga merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional.
Dengan memastikan kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi sejak dini, pemerintah berharap generasi mendatang memiliki kesehatan dan kemampuan belajar yang lebih baik sehingga mampu mendukung pembangunan ekonomi nasional di masa depan.
Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Pemerintah juga terus mendorong berbagai program ekonomi kerakyatan lainnya sebagai pelengkap MBG. Beberapa program yang menjadi prioritas antara lain pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta penguatan koperasi desa.
Selain itu, pemerintah akan terus memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
Melalui kombinasi kebijakan sosial dan pemberdayaan ekonomi tersebut, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya terjadi di tingkat makro, tetapi juga benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga lapisan paling bawah.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

YPPI Tegaskan Masyarakat Adat Miliki Peran Sangat Strategis dalam Pembangunan
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Masyarakat adat merupakan bagian penting dari keberagaman sekaligus masa depan bangsa Indonesia. Tidak hanya memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal, masyarakat adat juga mempuny

YPPI Deklarasikan Komitmen Lindungi Hak dan Kearifan Lokal Masyarakat Adat
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Yayasan Pemuda Untuk Perdamaian Indonesia (YPPI) mendeklarasikan kehadirannya sebagai wadah yang berkomitmen mendorong perlindungan, pemberdayaan, dan penguatan masyarakat adat di In

Deklarasi YPPI Perkuat Peran Generasi Muda sebagai Penggerak Persatuan Nasional
JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Yayasan Pemuda Untuk Perdamaian Indonesia (YPPI) secara resmi mendeklarasikan kehadirannya sebagai wadah yang berkomitmen mendorong perlindungan, pemberdayaan, dan penguatan masyarak
