Satu Suara Bangsa

Prajurit Korps Marinir TNI AL dan USMC Gelar Latihan Tempur Bersama Asah Kemampuan Taktis

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

26 Agu 2026, 17.201 dibaca

Diperbarui: 26 Agu 2026, 17.20

Dokumentasi HANKAM
Dok. HANKAM Dokumentasi HANKAM

SITUBONDO, 26 AGUSTUS 2026 — Ratusan prajurit petarung Korps Marinir TNI Angkatan Laut bersama prajurit United States Marine Corps (USMC) menggelar latihan tempur bersama di Pusat Latihan Pertempuran Korps Marinir Baluran, Situbondo, Jawa Timur. Latihan berskala internasional ini difokuskan pada pengasahan taktik pendaratan amfibi, operasi perang kota (MOUT), dan menembak senjata lintas lengkung.

Komandan Korps Marinir menyampaikan bahwa latihan bersama ini bertujuan meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus memperkuat interoperabilitas taktis antarpasukan pendarat kedua negara. Skenario latihan dirancang adaptif menghadapi bentuk ancaman peperangan modern yang kompleks.

Uji Taktik Pendaratan Amfibi Terpadu

Dalam latihan tersebut, kendaraan tempur lapis baja amfibi LVTP-7 dan BMP-3F milik Korps Marinir bermanuver bersama kendaraan serbu pendarat USMC melintasi rintangan pantai berpasir. Kerja sama tim yang solid ditunjukkan saat regu infanteri merebut sasaran strategis di garis pantai.

Selain latihan pendaratan pantai, prajurit kedua negara bertukar pengalaman mengenai taktik navigasi rimba rawa dan teknik pertolongan pertama korban perang (TCCC). Diskusi taktis digelar di posko tenda guna mengevaluasi ketepatan koordinasi radio tempur.

Mempererat Persahabatan Militer Internasional

Penyelenggaraan latihan tempur ini menjadi sarana efektif dalam mempererat hubungan diplomasi militer yang saling menghormati kedaulatan masing-masing negara. Reputasi ketangguhan dan disiplin prajurit Marinir TNI AL mendapat apresiasi tinggi dari instruktur militer asing.

Korps Marinir berkomitmen terus meningkatkan intensitas latihan tempur berskala global guna menjamin kesiapsiagaan operasi pertahanan negara kapan pun dibutuhkan.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait