Satu Suara Bangsa

Prabowo akan luncurkan PLTS 100 GWp di Bali untuk perkuat kemandirian energi

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

25 Agu 2026, 19.171 dibaca

Diperbarui: 25 Agu 2026, 19.17

Dokumentasi Nasional
Dok. Nasional Dokumentasi Nasional

JEMBRANA, 25 AGUSTUS 2026 — Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa, sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Selasa, menyampaikan peluncuran PLTS 100 Gigawatt peak (GWp) di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, merupakan bagian dari Program Kerja Prioritas Nasional Klaster Kemandirian Energi dan Air, yang diarahkan untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.

Komitmen Pelayanan Publik dan Efisiensi Pembangunan

"Presiden telah menginstruksikan agar pembangunan 100 GWp PLTS dipercepat dan diselesaikan pada 2029, dengan efisiensi biaya listrik diperkirakan mencapai Rp73,9 triliun per tahun. Pada 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 30 GWp PLTS sekaligus penghentian 13 GW pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD)," katanya. Langkah itu diambil mengingat Indonesia memiliki potensi energi surya sekitar 3.294 GWp, sementara kapasitas terpasang hingga April 2026 baru mencapai sekitar 1,5 GWp.

Program itu akan dibangun bertahap, yaknj tahap I sebanyak 17 GWp, tahap II 18 GWp, dan tahap III 30 GWp. Sepanjang 2025, kata Mensesneg, pemerintah telah membangun 15 pembangkit energi baru terbarukan (EBT), terbagi atas 12 PLTS dan tiga pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) senilai Rp103,3 miliar, yang melayani 1.831 kepala keluarga dan 131 fasilitas umum.

Baca juga:Airlangga: RI prioritaskan transformasi industri berbasis tenaga surya Prasetyo mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, pembangunan berlanjut di 39 lokasi PLTS Terpadu wilayah 3T untuk 4.259 rumah tangga senilai Rp450,2 miliar dan tiga lokasi PLTMH untuk 464 rumah tangga senilai Rp50,4 miliar.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait

Dokumentasi Nasional
NASIONAL25 Agu 2026 · 19.20Oleh Budi Antoni

Prabowo luncurkan PLTS 100 GWp, tantang tim energi rampung dua tahun

JEMBRANA, 25 AGUSTUS 2026 — Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) dengan tahap awal pembangunan 14 PLTS berkapasitas total 5,3

Baca selengkapnya
Dokumentasi Nasional
NASIONAL25 Agu 2026 · 19.20Oleh Budi Antoni

Prabowo targetkan Indonesia stop impor minyak dan LPG dalam tiga tahun

JEMBRANA, 25 AGUSTUS 2026 — Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak boleh lagi mengimpor minyak maupun LPG dalam tiga tahun untuk memperkuat kemandirian energi nasional, didukung dengan program pem

Baca selengkapnya
Dokumentasi Nasional
NASIONAL25 Agu 2026 · 19.19Oleh Budi Antoni

Menteri UMKM: Pemerintah pacu realisasi bunga 8 persen PNM Mekaar

JAKARTA, 25 AGUSTUS 2026 — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan pemerintah tengah mempercepat upaya realisasi penurunan bunga menjadi 8 persen bagi nasabah PNM Mekaar. Me

Baca selengkapnya