Pemerintah Penuhi Kebutuhan Dasar dan Layanan Publik Korban Gempa NTT
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 24 Agu 2026, 00.23

JAKARTA, 20 AGUSTUS 2026 — Pemerintah memperkuat penanganan dampak gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur melalui distribusi logistik, dapur umum, layanan pendidikan, dan pendataan kerusakan. Data tersebut disiapkan sebagai dasar rehabilitasi dan rekonstruksi.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan sejumlah menteri, kepala lembaga, dan pimpinan BUMN telah turun sejak hari pertama. Koordinasi dilakukan bersama pemerintah daerah di wilayah terdampak.
Dukungan bagi Pengungsi
Di Kabupaten Nagekeo, Kementerian Sosial melayani pengungsi, menyalurkan bantuan, dan mengoperasikan dapur umum hingga 19 Agustus. Tim juga melakukan asesmen kebutuhan masyarakat.
Pada 20 Agustus, Sentra Efata Kupang memberikan dukungan psikososial kepada sekitar 20 anak di posko pengungsian mandiri Stella Maris. Penanganan berlanjut dengan pemenuhan kebutuhan dasar dan pemulihan layanan publik.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Istana Bantah Haji Isam Ditunjuk sebagai Koordinator Penanganan Karhutla
JAKARTA, 23 AGUSTUS 2026 — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah kabar yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menunjuk pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam sebagai koordinator penanganan

Sebanyak 1.725 Paket Sembako Disiapkan bagi Warga Terdampak Gempa NTT
MAUMERE, 16 AGUSTUS 2026 — Sebanyak 1.725 paket sembako bantuan Presiden Prabowo Subianto tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Bantuan diterbangkan menggunakan pesawat Hercules untuk mendukung

P3-TGAI 2026 Tingkatkan Irigasi Berbasis Partisipasi Masyarakat
JAKARTA, 21 AGUSTUS 2026 — Pemerintah menjalankan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi 2026 untuk memperbaiki jaringan irigasi berbasis partisipasi masyarakat. Program Kementerian Pekerjaan Umum
