Satu Suara Bangsa

Menteri PKP: Tim koordinasi untuk petakan aset negara bagi perumahan

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

25 Agu 2026, 19.181 dibaca

Diperbarui: 25 Agu 2026, 19.18

Dokumentasi Nasional
Dok. Nasional Dokumentasi Nasional

MAJALENGKA, 25 AGUSTUS 2026 — Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan pembentukan tim koordinasi di bawah BP BUMN untuk mengidentifikasi dan mengoordinasikan pemanfaatan aset-aset negara yang berpotensi digunakan untuk pembangunan perumahan. Dirinya mengatakan pemanfaatan aset negara harus dilakukan dengan tujuan yang baik dan melalui tata kelola yang benar. Menurutnya, pemerintah juga telah menyiapkan dukungan data untuk memastikan pembangunan perumahan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Komitmen Pelayanan Publik dan Efisiensi Pembangunan

“Yang kita bahas adalah bagaimana pemanfaatan lahan negara dengan tujuan yang baik dan dengan cara yang benar. Data-data juga sudah disiapkan oleh BPS supaya tepat sasaran. Dari pembahasan ini akan dibentuk satu tim koordinasi di bawah Pak Dony Oskaria untuk aset-aset negara yang akan dimanfaatkan dalam bidang perumahan,” ujar Maruarar atau disapa Ara di Jakarta, Rabu. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) Dony Oskaria, serta Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin melakukan rapat bersama Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) M. Yusuf Ateh.

Rapat tersebut membahas pemanfaatan aset negara untuk mendukung percepatan penyediaan perumahan, termasuk memastikan kesiapan lahan, ketepatan sasaran penerima manfaat, serta tata kelola pemanfaatan aset agar berjalan sesuai ketentuan. Dalam pertemuan tersebut disepakati pembentukan tim koordinasi di bawah BP BUMN untuk mengidentifikasi dan mengoordinasikan pemanfaatan aset-aset negara yang berpotensi digunakan untuk pembangunan perumahan. Aset milik BUMN, khususnya PT KAI, menjadi salah satu sumber lahan yang memiliki potensi besar untuk mendukung penyediaan hunian di kawasan perkotaan.

Baca juga:Kementerian PKP siapkan skema rusun berbasis aset negara di kampus Baca juga:Pemerintah siapkan lahan eks BLBI dan aset rampasan untuk rumah rakyat

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait

Dokumentasi Nasional
NASIONAL25 Agu 2026 · 19.20Oleh Budi Antoni

Prabowo luncurkan PLTS 100 GWp, tantang tim energi rampung dua tahun

JEMBRANA, 25 AGUSTUS 2026 — Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt peak (GWp) dengan tahap awal pembangunan 14 PLTS berkapasitas total 5,3

Baca selengkapnya
Dokumentasi Nasional
NASIONAL25 Agu 2026 · 19.20Oleh Budi Antoni

Prabowo targetkan Indonesia stop impor minyak dan LPG dalam tiga tahun

JEMBRANA, 25 AGUSTUS 2026 — Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak boleh lagi mengimpor minyak maupun LPG dalam tiga tahun untuk memperkuat kemandirian energi nasional, didukung dengan program pem

Baca selengkapnya
Dokumentasi Nasional
NASIONAL25 Agu 2026 · 19.19Oleh Budi Antoni

Menteri UMKM: Pemerintah pacu realisasi bunga 8 persen PNM Mekaar

JAKARTA, 25 AGUSTUS 2026 — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan pemerintah tengah mempercepat upaya realisasi penurunan bunga menjadi 8 persen bagi nasabah PNM Mekaar. Me

Baca selengkapnya