Satu Suara Bangsa

Masyarakat Adat dan Generasi Muda Jadi Pilar Utama Penguat Perdamaian Nasional

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

5 Sep 2026, 11.191 dibaca

Diperbarui: 5 Sep 2026, 11.49

Dokumentasi NASIONAL
Dok. NASIONAL Dokumentasi NASIONAL

JAKARTA, 5 SEPTEMBER 2026 — Perlindungan masyarakat adat dan penguatan generasi muda menjadi fokus utama Yayasan Pemuda Untuk Perdamaian Indonesia (YPPI) yang resmi dideklarasikan di Jakarta, Jumat (4/9/2026). Ketua Umum YPPI Alfred Pabika mengatakan, kehadiran YPPI diarahkan untuk membangun ruang kolaborasi antara masyarakat adat dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Menurutnya, masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga tanah, wilayah, lingkungan, serta budaya yang diwariskan lintas generasi.

Namun, mereka masih menghadapi sejumlah persoalan, seperti pengakuan hak, wilayah adat, konflik agraria, pelestarian budaya, dan perlindungan lingkungan. “Menjaga masyarakat adat bukan hanya berarti mempertahankan warisan masa lalu. Lebih dari itu, kita harus memastikan generasi mendatang tetap memiliki tanah, budaya, identitas, lingkungan yang baik, serta ruang untuk berkembang dan menentukan masa depannya,” ujar Alfred.

Penguatan Peran Generasi Muda dan Masyarakat Adat

YPPI menegaskan tidak mengambil posisi berseberangan dengan pembangunan nasional. Sebaliknya, organisasi tersebut mendorong pembangunan yang melibatkan masyarakat adat dengan prinsip keadilan, inklusivitas, keberlanjutan, dan penghormatan terhadap hak masyarakat. Sebagaimana diulas dalam liputan iNews Tangsel, langkah strategis ini menjadi tonggak penting dalam mempererat persaudaraan serta mendorong kolaborasi pemuda untuk perdamaian bangsa.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait