Kemenkes Apresiasi Penguatan Program Skrining TB dan Cek Kesehatan Gratis di Jakarta
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 23 Agu 2026, 20.32

JAKARTA, 23 AGUSTUS 2026 — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengapresiasi terobosan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dalam menggencarkan program pelacakan (tracking) kasus Tuberkulosis (TB) dan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) berbasis komunitas hingga tingkat Rukun Warga (RW), Jumat (21/8/2026). Program jemput bola ini dinilai efektif dalam memperluas akses layanan preventif dan mendeteksi dini penyakit menular di tengah masyarakat perkotaan.
Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung pelaksanaan skrining kesehatan warga di kawasan Jalan Pramuka Sari V RW 05, Kelurahan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Pihaknya menegaskan pentingnya integrasi pelacakan kontak erat keluarga guna memutus rantai penularan TBC secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Teknologi Radiografi Portabel Remedi
Dalam peninjauan tersebut, Kemenkes turut memeriksa pemanfaatan inovasi alat Remedi, yakni sistem radiografi digital (X-Ray) portabel dan seluler berkualitas tinggi untuk pemeriksaan paru serta abdomen. Desain alat yang minimalis memungkinkan tenaga medis membawa fasilitas rontgen langsung ke permukiman padat dan rumah warga. Teknologi ini memangkas waktu tunggu hasil rontgen sehingga pasien terindikasi dapat segera menerima penanganan medis yang tepat.
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Eric PZ Lumbun, menyatakan bahwa jajaran pemerintah kota menyambut positif penerapan perangkat rontgen portabel ini untuk memperkuat layanan primer. Pihaknya kini mempersiapkan skema distribusi unit alat Remedi agar dapat disiagakan secara merata di seluruh Puskesmas Kecamatan di wilayah Jakarta Pusat.
Pemeriksaan Dini dan Komitmen Jakarta Bebas TB
Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengimbau masyarakat yang mengalami gejala batuk berkepanjangan untuk tidak ragu memeriksakan diri pada posko layanan CKG terdekat. Penyakit tuberkulosis dapat disembuhkan secara total apabila pasien disiplin menjalani masa pengobatan rutin serta menjaga asupan gizi seimbang.
Sinergi antara Kemenkes RI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui perluasan deteksi aktif di tingkat RW ini ditargetkan mampu mewujudkan Jakarta bebas TB. Langkah terstruktur ini sekaligus menjadi model penguatan sistem ketahanan kesehatan masyarakat berbasis wilayah.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi Kekeringan Akibat El Nino
JAKARTA, 23 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menangani sebanyak 1.229 lokasi terdampak kekeringan di berbagai wilayah Indonesia, mencakup sektor pertanian, permukiman, hingga kebakaran hutan dan l

Pemerintah Perkuat Komunikasi dengan Negara Tetangga soal Dampak Asap Karhutla
JAKARTA, 23 AGUSTUS 2026 — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah telah menjalin komunikasi dengan negara tetangga terkait dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di

Banten Jadi Model Nasional Program CKG dan Penanganan TB
TANGERANG, 23 AGUSTUS 2026 — Kementerian Kesehatan menjadikan Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Tangerang, sebagai salah satu model nasional pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan penemuan kasus tuberkul
