Banten Jadi Model Nasional Program CKG dan Penanganan TB
Budi Antoni
Editor: Budi Antoni
Diperbarui: 23 Agu 2026, 20.07

TANGERANG, 23 AGUSTUS 2026 — Kementerian Kesehatan menjadikan Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Tangerang, sebagai salah satu model nasional pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan penemuan kasus tuberkulosis (TB). Capaian kedua program di wilayah tersebut tercatat melampaui target nasional.
Wakil Menteri Kesehatan Benny menyampaikan hal itu saat meninjau pelaksanaan Desa Siaga TB dan CKG di Desa Sukaharja serta Gedung Serba Guna Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Menurut dia, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat praktik yang dapat diterapkan di provinsi lain.
Cakupan CKG Lampaui Target
Berdasarkan data Kemenkes per 19 Agustus 2026, cakupan CKG di Banten mencapai 5.934.010 jiwa atau 100,60 persen dari target. Capaian itu menempatkan Banten dalam tiga besar provinsi dengan cakupan CKG tertinggi di Indonesia.
Penemuan kasus TB di Banten pada tahun sebelumnya mencapai 112 persen dari estimasi beban kasus. Tingkat keberhasilan pengobatan TB juga tercatat sebesar 91 persen.
“Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang telah menjalankan program ini dengan angka penemuan kasus yang terbaik dan tertinggi se-Indonesia. Kami datang untuk melihat langsung sehingga praktik baik ini dapat diterapkan di provinsi-provinsi lain,” kata Benny dalam keterangan tertulis yang dikutip pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Integrasi Pemeriksaan dan Pengobatan
Benny mengatakan capaian tersebut didukung integrasi layanan kesehatan serta kolaborasi pemerintah dengan berbagai sektor. Salah satu strategi yang digunakan adalah pemanfaatan X-ray atau rontgen portabel dalam pelaksanaan CKG untuk mempercepat deteksi kelainan paru, termasuk TB.
Pemeriksaan itu juga dapat dilakukan bersamaan dengan skrining penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes melitus. Masyarakat dengan riwayat kedua penyakit tersebut dapat segera ditangani dan diberikan obat, kemudian melanjutkan pengobatan ke puskesmas atau dirujuk ke rumah sakit jika membutuhkan tindakan lebih lanjut.
Untuk menjaga keberlanjutan program, Kemenkes menyiapkan alokasi 16 unit X-ray melalui APBN 2026. Perangkat tersebut akan diberikan kepada delapan kabupaten dan kota di Banten yang memenuhi kriteria.
Daerah Kejar Sisa Sasaran
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota terus meningkatkan cakupan CKG dan derajat kesehatan masyarakat. Ia menyebut hampir 6 juta warga Banten telah menjalani pemeriksaan dan Kabupaten Tangerang telah melampaui 46 persen, sementara pemerintah provinsi menargetkan lebih dari separuh warga Banten mengikuti CKG.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyatakan pemerintah daerah akan mengejar sisa sasaran melalui pendekatan jemput bola. Dari sasaran CKG sebanyak 1,6 juta jiwa, sebanyak 1,52 juta telah terlayani dan sekitar 100 ribu warga sisanya ditargetkan selesai pada September dengan menyasar balita, lansia, serta ibu hamil di posyandu desa.
Secara nasional, program CKG ditargetkan menjangkau 130 juta jiwa sepanjang 2026 dan hingga kini telah mencakup sekitar 82 juta jiwa. Kemenkes mengajak masyarakat memanfaatkan layanan CKG di fasilitas kesehatan terdekat untuk mendeteksi risiko penyakit lebih dini sekaligus mendukung pengendalian penularan TB.
Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?
Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.
Bacaan Lanjutan
Artikel Terkait

Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi Kekeringan Akibat El Nino
JAKARTA, 23 AGUSTUS 2026 — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menangani sebanyak 1.229 lokasi terdampak kekeringan di berbagai wilayah Indonesia, mencakup sektor pertanian, permukiman, hingga kebakaran hutan dan l

Kemenkes Apresiasi Penguatan Program Skrining TB dan Cek Kesehatan Gratis di Jakarta
JAKARTA, 23 AGUSTUS 2026 — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengapresiasi terobosan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dalam menggencarkan program pelacakan (tracking) kasus Tuberkulosis (TB) dan

Pemerintah Perkuat Komunikasi dengan Negara Tetangga soal Dampak Asap Karhutla
JAKARTA, 23 AGUSTUS 2026 — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah telah menjalin komunikasi dengan negara tetangga terkait dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di
