TNI dan Warga Perbatasan Panen Cabai Bersama, Perkuat Ketahanan Pangan di Malaka

MALAKA – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–RDTL Sektor Timur dari Yonarmed 12 Kostrad bersama masyarakat menggelar panen cabai di Desa Alas Utara, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Minggu (5/4/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk sinergi TNI dan warga dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah perbatasan.

Kegiatan panen yang melibatkan personel Pos Ailala tersebut berlangsung secara gotong royong di lahan milik warga. Prajurit TNI turut membantu mulai dari proses pemetikan hingga pengumpulan hasil panen guna mempercepat pekerjaan petani.

Komandan Pos (Danpos) Ailala, Sersan Kepala Dwi Eko Wahyono, mengatakan kehadiran Satgas di tengah masyarakat bertujuan memberikan kontribusi nyata, termasuk di sektor pertanian. “Kami hadir untuk membantu dan mendukung masyarakat, termasuk dalam kegiatan pertanian seperti panen cabai ini. Semoga kebersamaan ini dapat terus terjalin dan memberikan semangat bagi para petani,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan TNI tidak hanya sebatas tugas pengamanan wilayah, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat perbatasan melalui berbagai kegiatan sosial dan ekonomi.

Warga Desa Alas Utara menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran personel TNI tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan motivasi dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

“Dengan adanya bantuan dari TNI, pekerjaan kami menjadi lebih ringan dan panen bisa lebih cepat selesai,” ujar salah satu warga setempat.

Wilayah perbatasan seperti Kabupaten Malaka memiliki tantangan tersendiri dalam pengembangan sektor pertanian, mulai dari keterbatasan akses hingga minimnya sarana pendukung. Oleh karena itu, kolaborasi antara aparat dan masyarakat menjadi salah satu upaya untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Kegiatan ini dinilai berdampak positif bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat hubungan sosial serta meningkatkan hasil produksi pertanian. Selain itu, dukungan TNI di sektor non-militer juga menjadi bagian dari upaya pembangunan wilayah perbatasan yang berkelanjutan.

Ke depan, Satgas Yonarmed 12 Kostrad berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa, baik di bidang pertanian maupun sosial kemasyarakatan lainnya, guna mendukung kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *