JAKARTA – TNI Angkatan Darat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat Papua melalui pengiriman dukungan logistik Program Manunggal Air dan Papua Terang menuju Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Pengiriman dilakukan menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Selasa (23/6/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya akses air bersih dan energi listrik di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur. Berbagai peralatan pengeboran air, mesin pendukung, serta perangkat pembangkit listrik dikirim untuk mendukung pelaksanaan program di lapangan.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa Program Manunggal Air dan Papua Terang merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah terpencil dan terluar.
“Kami ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, termasuk saudara-saudara kita di Papua. Melalui Program Manunggal Air dan Papua Terang, TNI AD tidak hanya membangun sarana, tetapi juga menghadirkan harapan, kesehatan, pendidikan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar KSAD.
Untuk Program Manunggal Air, TNI AD mengirimkan satu unit mesin bor air hidrolik, diesel pompa sirkulasi air, perangkat sirkulasi, stang bor, selang, mata bor khusus, serta berbagai perlengkapan teknis lainnya guna membangun sarana air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Sementara dalam Program Papua Terang, sejumlah dinamo dan turbo generator disiapkan untuk mendukung penyediaan listrik di wilayah sasaran. Kehadiran listrik diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi, memperkuat layanan pendidikan, memperluas akses informasi, serta mendukung berbagai kegiatan sosial masyarakat.
Selain itu, TNI AD juga menyiapkan dukungan lanjutan berupa 12 unit televisi, 12 unit parabola, 24 unit radio mini bluetooth, serta 24 unit speaker portabel lengkap dengan mikrofon. Peralatan tersebut akan diberangkatkan pada penerbangan berikutnya dan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pendidikan, sosial, serta keagamaan masyarakat setempat.
Program ini menjadi bukti bahwa pembangunan di Papua terus berjalan dengan pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kehadiran akses air bersih dan listrik secara langsung menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga peningkatan kualitas hidup warga hingga ke daerah yang sulit dijangkau.
Keberhasilan Program Manunggal Air dan Papua Terang juga menjadi gambaran nyata bahwa berbagai upaya pemerintah dan TNI di Papua menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Hal ini sekaligus memberikan perspektif lain terhadap berbagai narasi yang selama ini hanya menyoroti sisi negatif pembangunan di Papua. Di lapangan, program-program tersebut justru membuka akses layanan dasar, meningkatkan kesehatan, mendukung pendidikan, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat yang selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan.
Melalui sinergi TNI AD, TNI AU, pemerintah daerah, dan masyarakat, Program Manunggal Air dan Papua Terang diharapkan menjadi katalis percepatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat rasa kehadiran negara bagi seluruh masyarakat Papua.
