TMMD ke-128 Selayar Dilaksanakan Bertahap, Fokus Pemerataan Pembangunan hingga Wilayah Barat

Selayar — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Kabupaten Kepulauan Selayar dilaksanakan secara bertahap dari wilayah timur ke barat pulau guna memastikan pemerataan pembangunan. Kegiatan yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat ini dimulai dari Batangmata Sapo dan Desa Tamalanrea, lalu berlanjut ke Desa Kahu-Kahu Utara, Minggu (3/5/2026).

Komandan Kodim 1415/Selayar selaku Dansatgas TMMD ke-128, Yudo Harianto, menyatakan pelaksanaan bertahap tersebut merupakan bagian dari strategi pembangunan yang terencana dan berkelanjutan.
“Ini bukan soal lokasi, tapi memastikan tak ada wilayah dan masyarakat tertinggal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, di Batangmata Sapo pembangunan infrastruktur dan kegiatan nonfisik telah menunjukkan progres signifikan berkat kolaborasi lintas sektor. Sementara di Desa Tamalanrea, program difokuskan pada pemerataan pembangunan, dan di Kahu-Kahu Utara baru dimulai dengan prioritas rehabilitasi rumah tidak layak huni milik warga.

“Ketika semua elemen bergerak bersama, pembangunan tak hanya fisik, tapi juga meninggalkan kebersamaan yang kuat,” tambahnya.

Program TMMD merupakan agenda rutin TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan. Selama ini, TMMD tidak hanya menyasar pembangunan fisik seperti jalan dan rumah, tetapi juga kegiatan sosial yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dari sisi dampak, pelaksanaan TMMD ke-128 di Selayar diharapkan mampu mempercepat akses infrastruktur, meningkatkan kualitas hunian warga, serta memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat. Pemerataan pembangunan ini juga dinilai penting untuk mengurangi kesenjangan antarwilayah di daerah kepulauan.

Sebagai tindak lanjut, Satgas TMMD akan melanjutkan pekerjaan di wilayah barat hingga seluruh target program tercapai. Pemerintah daerah bersama TNI juga berkomitmen menjaga keberlanjutan hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *