Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 0908/Bontang terus mempercepat pembangunan jembatan penghubung di RT 26, Kelurahan Gunung Telihan, Kota Bontang, Minggu (3/5/2026). Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.
Di lokasi pengerjaan, personel Satgas TMMD terlihat memasang papan lantai jembatan serta memperkuat struktur penyangga. Proses dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan ketelitian konstruksi agar jembatan aman digunakan dalam jangka panjang.
Anggota Satgas TMMD, Sukimin, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan merupakan kebutuhan mendesak warga.
“Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sosial agar lebih efisien,” ujarnya di lokasi.
Ia menambahkan bahwa penggunaan material lokal seperti kayu dan bronjong menjadi solusi efektif dalam mempercepat pembangunan sekaligus menjaga kestabilan struktur. Bronjong dipasang sebagai penahan tanah guna mencegah longsor di area sekitar jembatan.
Program TMMD merupakan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur. Pembangunan jembatan menjadi salah satu prioritas karena berperan penting dalam memperlancar distribusi barang dan mobilitas warga.
Dari sisi dampak, keberadaan jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi, menekan biaya logistik, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar. Infrastruktur yang memadai juga dinilai penting untuk mendukung pemerataan pembangunan di daerah.
Sebagai tindak lanjut, Satgas TMMD Kodim 0908/Bontang menargetkan pengerjaan jembatan selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Pemerintah daerah bersama TNI juga akan memastikan pemanfaatan dan perawatan jembatan berjalan optimal agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
