Survei Indikator Politik 2026: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Publik

JAKARTA – Hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia pada awal 2026 menunjukkan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi lembaga negara yang paling dipercaya oleh publik.

Survei yang melibatkan 1.220 responden dan dilaksanakan pada 15–21 Januari 2026 tersebut mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap TNI mencapai 93 persen. Rinciannya, sebanyak 15 persen responden menyatakan sangat percaya, sementara 78 persen menyatakan cukup percaya.

Founder sekaligus Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengungkapkan bahwa meskipun tingkat kepercayaan terhadap TNI masih berada di atas 90 persen, angkanya mengalami sedikit penurunan dibandingkan survei sebelumnya.

“Sebenarnya agak sedikit turun trust terhadap TNI ini, meskipun masih di atas 90 persen,” ujar Burhanuddin dalam konferensi pers pemaparan hasil survei di Jakarta.

Dalam survei yang sama, Presiden menempati posisi kedua sebagai lembaga yang paling dipercaya publik setelah TNI. Selanjutnya, Kejaksaan Agung berada di peringkat ketiga, disusul Mahkamah Konstitusi, lembaga peradilan, serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI tercatat sebagai lembaga dengan tingkat kepercayaan publik terendah.

Burhanuddin menilai penurunan tingkat kepercayaan terhadap TNI berkaitan dengan persepsi publik mengenai meluasnya peran TNI ke luar fungsi pertahanan.

“Sudah ada indikasi TNI masuk ke program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Merah Putih, dan seterusnya. Semakin TNI ikut terlibat urusan non-pertahanan,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi catatan agar TNI melakukan koreksi dan tetap menjaga batas peran, khususnya dalam ranah sipil.

Survei ini dilakukan melalui metode wawancara tatap muka dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *