Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta — Personel TNI dan masyarakat yang tergabung dalam Satgas TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 Kodim 0732/Sleman mulai melaksanakan pengecatan pada sasaran fisik perbaikan jembatan penghubung Dusun Konteng dan Jumeneng Lor, Kalurahan Sumberadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Rabu (25/2/2026), sebagai bagian dari percepatan penyelesaian proyek infrastruktur tersebut.
Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kodim 0732/Sleman Kapten Artileri Irwan mengatakan, meski hujan mengguyur wilayah tersebut pada malam sebelumnya, pelaksanaan pekerjaan tetap berjalan sesuai target.
“Walaupun tadi malam hujan, tidak menghalangi Satgas TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 Kodim 0732/Sleman untuk mengejar target sasaran fisik berupa perbaikan jembatan penghubung Dusun Konteng dan Jumeneng Lor,” ujar Kapten Arm Irwan.
Ia menambahkan, proses pengerjaan kini telah memasuki tahap pengecatan tiang pengaman jembatan sebagai bagian dari pekerjaan akhir atau finishing.
“TNI dan masyarakat yang tergabung dalam Satgas TMMD terlihat sangat antusias dan semangat mengerjakan sasaran fisik perbaikan jembatan tersebut. Alhamdulillah sudah mulai dilaksanakan pengecatan tiang pengaman pada jembatan,” kata Kapten Irwan.
Program TMMD Sengkuyung merupakan kegiatan terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Di Kabupaten Sleman, program ini difokuskan pada peningkatan infrastruktur dasar yang mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.
Jembatan penghubung antara Dusun Konteng dan Jumeneng Lor memiliki peran penting sebagai akses utama masyarakat, termasuk untuk kegiatan pendidikan, pertanian, dan distribusi barang. Perbaikan struktur dan pengecatan tiang pengaman diharapkan dapat meningkatkan aspek keselamatan sekaligus memperpanjang usia konstruksi jembatan.
Secara sosial, keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan mencerminkan penguatan budaya gotong royong yang menjadi ciri khas TMMD. Selain mempercepat penyelesaian pekerjaan, kolaborasi tersebut dinilai meningkatkan rasa memiliki warga terhadap hasil pembangunan.
Kodim 0732/Sleman menyatakan akan terus memacu penyelesaian seluruh sasaran fisik dan nonfisik sesuai jadwal yang telah ditetapkan, serta memastikan kualitas pekerjaan memenuhi standar agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
