Program RTLH TNI AD Hadirkan Harapan Baru, Gotong Royong Bangun Rumah Layak Huni di Sumenep

SUMENEP – Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam Karya Bakti Skala Besar TNI AD terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kali ini, rehabilitasi rumah milik Sri Wahyuni, warga Desa Giring, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, menjadi simbol kepedulian dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan hunian yang lebih layak.

Pada Kamis (9/7/2026), Babinsa Koramil 0827/03 Manding Serka Eko Riyanto memimpin kegiatan gotong royong bersama warga dengan memulai pembongkaran atap rumah sebagai tahap awal proses rehabilitasi. Seluruh pekerjaan dilakukan secara swadaya dengan mengedepankan kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat.

Selain membantu proses pembangunan secara fisik, Babinsa juga memberikan motivasi kepada warga agar terus menjaga budaya gotong royong sebagai kekuatan utama dalam menyukseskan program pembangunan di lingkungan desa.

Serka Eko Riyanto menegaskan bahwa program RTLH tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi rumah, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Rumah ini memang milik satu keluarga, tetapi proses pembangunannya menjadi tanggung jawab bersama. Kami ingin kehadiran TNI benar-benar memberi manfaat dan menghadirkan harapan bagi warga,” ujarnya.

Sri Wahyuni mengaku bersyukur dan terharu atas dukungan yang diberikan TNI bersama masyarakat dalam memperbaiki rumahnya. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi harapan baru bagi keluarganya untuk memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.

Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD di wilayah Madura terus dilaksanakan melalui berbagai kegiatan pembangunan, termasuk rehabilitasi rumah tidak layak huni. Kehadiran program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *