JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menyambut baik rencana pengkajian pelibatan kantin sekolah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, skema tersebut berpotensi meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat pengawasan terhadap kualitas makanan yang diterima peserta didik.
Yahya menilai pelaksanaan MBG oleh sekolah dapat menjadi alternatif yang layak, khususnya bagi sekolah yang telah memiliki fasilitas dapur dan sarana pendukung yang memadai.
“Saya menyambut baik gagasan atau rencana pelibatan sekolah dalam mengelola MBG ke depan. Perlu dilakukan pemetaan sekolah-sekolah yang mampu mengelola MBG. Bagi yang mampu dipersilakan, sedangkan yang belum mampu jangan dipaksakan,” ujar Yahya, Jumat (17/7/2026).
Ia menjelaskan bahwa apabila skema tersebut diterapkan, pemerintah perlu mengkaji mekanisme pembiayaan dapur yang dikelola sekolah. Menurutnya, biaya investasi dan operasional berpotensi lebih efisien dibandingkan pembangunan fasilitas baru yang dikelola pihak lain.
Selain aspek efisiensi, Yahya menilai keterlibatan sekolah akan memperkuat partisipasi guru, pihak sekolah, dan orang tua dalam mengawasi mutu serta keamanan makanan. Pengawasan yang lebih dekat diharapkan dapat meminimalkan risiko gangguan keamanan pangan dan memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar gizi.
Lebih lanjut, Yahya mengusulkan agar implementasi skema tersebut diprioritaskan pada sekolah-sekolah yang mayoritas siswanya berasal dari keluarga kurang mampu sehingga manfaat program dapat lebih tepat sasaran.
Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto membuka ruang untuk mengkaji berbagai alternatif pelaksanaan MBG di luar skema Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 115 tentang Tata Kelola MBG.
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan Presiden memberikan kesempatan untuk mengkaji berbagai opsi pelaksanaan selama tetap mampu menjamin kualitas layanan dan pencapaian tujuan program.
Melalui kajian yang komprehensif, pelibatan kantin sekolah diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif yang mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas gizi peserta didik.
