WONOGIRI – Kemanunggalan antara Tentara Nasional Indonesia dan masyarakat sudah tampak sejak dimulainya Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0728/Wonogiri. Program TMMD Reguler ke-127 ini direncanakan akan resmi dibuka pada 10 Februari 2026 mendatang.
Pra TMMD Dimulai Lebih Awal untuk Optimalkan Hasil
Komandan Kodim 0728/Wonogiri, Rodricho Ivan Pattihahuan, memerintahkan jajarannya untuk melaksanakan Pra TMMD lebih awal. Langkah ini bertujuan untuk mengoptimalkan hasil pekerjaan serta memastikan seluruh target TMMD dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Secara resmi, kegiatan Pra TMMD Reguler ke-127 dimulai pada Rabu (4/2/2026) dan dipusatkan di Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri.
Gotong Royong TNI dan Warga Jadi Kekuatan Utama
Pada pelaksanaan Pra TMMD, terlihat jelas kemanunggalan anggota TNI bersama masyarakat setempat saat mengerjakan berbagai sasaran fisik. Kebersamaan ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas TMMD dalam membangun desa.
Kehadiran masyarakat yang terlibat langsung dalam pekerjaan menjadi bukti bahwa program TMMD bukan hanya milik TNI, tetapi juga milik rakyat.
TMMD Wujud Sinergi TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah
Dandim menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Seluruh kegiatan dilaksanakan semata-mata untuk membangun desa serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah sasaran.
“Kemanunggalan rakyat dalam membangun diwujudkan melalui kegiatan TMMD yang dilakukan secara sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai ujung tombak pembangunan,” tegasnya.
Pra TMMD Dukung Pembangunan Desa Berkelanjutan
Melalui Pra TMMD Reguler ke-127, diharapkan seluruh sasaran fisik dan nonfisik dapat berjalan optimal, tepat waktu, dan berkualitas. Program ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan dan berkeadilan.
