Gotong Royong TNI dan Masyarakat Bangun Jembatan Beton Perkuat Konektivitas dan Dorong Perekonomian Desa

Pembangunan infrastruktur di pedesaan terus diperkuat melalui semangat gotong royong yang melibatkan TNI dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang aman, layak, dan bermanfaat bagi kepentingan umum.

Komitmen tersebut ditunjukkan oleh personel Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat yang bergotong royong membangun jembatan beton di Desa Lawe Sikap II, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, pada 29 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan penting bagi aktivitas sehari-hari warga.

Sejak pagi hari, personel TNI bersama masyarakat bahu-membahu melaksanakan berbagai tahapan pembangunan, mulai dari pengecoran hingga pemasangan material konstruksi jembatan. Semangat kebersamaan dan kekompakan tampak mewarnai seluruh proses pekerjaan, di mana setiap warga turut berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing demi mempercepat penyelesaian pembangunan.

Koptu Suharto menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan gotong royong merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi pembinaan teritorial yang bertujuan membantu meningkatkan kesejahteraan warga melalui pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas ekonomi dan sosial.

“Pembangunan jembatan beton ini bertujuan untuk meningkatkan akses transportasi masyarakat, sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih lancar. Kehadiran jembatan yang kokoh nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, memudahkan distribusi hasil pertanian, serta memberikan rasa aman saat melintasi jalur tersebut, khususnya pada musim penghujan,” ujar Koptu Suharto.

Keberadaan jembatan tersebut dinilai memiliki peran strategis karena menjadi jalur penghubung yang setiap hari dimanfaatkan masyarakat menuju lahan pertanian, fasilitas pendidikan, pusat pelayanan kesehatan, serta berbagai aktivitas ekonomi lainnya. Infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, menekan biaya transportasi, serta meningkatkan produktivitas masyarakat.

Babinsa Desa Lawe Sikap II, Serka Erwin, menambahkan bahwa kegiatan gotong royong tidak hanya bertujuan membangun sarana fisik, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat serta menumbuhkan kembali nilai-nilai kebersamaan yang menjadi budaya bangsa.

“Melalui kegiatan ini kami ingin terus menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai budaya bangsa yang harus tetap dipertahankan. Sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat akan memberikan dampak positif bagi pembangunan desa sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. Semangat gotong royong menjadi modal sosial yang penting dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Tokoh masyarakat Desa Lawe Sikap II, Andi, menyampaikan apresiasi atas kepedulian personel Kodim 0108/Aceh Tenggara yang selama ini aktif membantu berbagai kegiatan pembangunan di desa. Ia menuturkan bahwa sebelum pembangunan dilakukan, masyarakat sering mengalami kesulitan melintasi jalur tersebut, terutama saat musim hujan ketika kondisi akses menjadi licin dan membahayakan pengguna jalan.

Dengan hadirnya jembatan beton yang lebih kuat dan permanen, masyarakat optimistis mobilitas akan menjadi lebih aman, nyaman, dan efisien. Selain mempermudah aktivitas sehari-hari, infrastruktur tersebut juga diyakini akan membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan aktivitas perdagangan.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan pembangunan juga dinilai memberikan motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan, kekompakan, dan budaya gotong royong sebagai fondasi pembangunan desa yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi yang erat antara TNI dan masyarakat, pembangunan jembatan beton di Desa Lawe Sikap II diharapkan dapat selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan oleh warga. Infrastruktur tersebut diharapkan menjadi penggerak peningkatan konektivitas, memperlancar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, serta mendukung percepatan pembangunan yang merata di Kabupaten Aceh Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *