Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia menyerahkan bantuan logistik dan peralatan penanganan darurat banjir kepada Pemerintah Kota Pekalongan dengan nilai total Rp573.734.000. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Halaman Kantor Bapperida Kota Pekalongan dan diterima langsung oleh Wali Kota Pekalongan H.A. Afzan Arslan Djunaid. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat penanganan banjir yang kerap melanda wilayah pesisir tersebut.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Deputi Logistik dan Peralatan BNPB RI, Dra. Andi Eviana, dan disaksikan oleh Tenaga Ahli BNPB, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, jajaran kepala OPD, serta camat se-Kota Pekalongan. Bantuan yang disalurkan meliputi berbagai peralatan vital seperti pompa air, perahu karet, mesin perahu, gergaji mesin, hingga perlengkapan lapangan berupa kaos, sepatu boots, dan jas hujan guna mendukung kesiapsiagaan dan respon cepat di lapangan.
Usai penyerahan bantuan, rombongan BNPB bersama Pemerintah Kota Pekalongan melakukan peninjauan dapur umum yang berlokasi di Kantor Dinas Sosial P2KB. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan logistik pangan bagi warga terdampak serta melihat langsung mekanisme distribusi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lokasi pengungsian di Aula Kecamatan Pekalongan Barat. Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga meninjau sejumlah titik infrastruktur pengendali banjir, di antaranya tanggul Sungai Bremi, wilayah terdampak banjir di Tirto Gang 1, serta tanggul gerak Lodji sebagai bagian dari evaluasi penanganan dan upaya mitigasi bencana banjir di Kota Pekalongan.
Wali Kota Pekalongan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan BNPB RI terhadap daerahnya. Ia berharap bantuan logistik dan peralatan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat penanganan banjir, mempercepat pemulihan kondisi masyarakat, serta meningkatkan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana serupa di masa mendatang.
