SUMBA TIMUR – Babinsa Koramil 01/Lewa Kodim 1601/Sumba Timur, Sertu I Nengah Suardiasa, membantu petani menjemur padi usai panen di Desa Lai Hau, Kecamatan Lewa Tidahu, Kabupaten Sumba Timur, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan yang dilakukan TNI melalui aparat kewilayahan untuk mendukung sektor pertanian, khususnya pada tahapan pascapanen yang berpengaruh terhadap kualitas dan nilai jual hasil produksi.
Pendampingan dilakukan dengan membantu proses penjemuran gabah agar cepat kering dan memenuhi standar kualitas sebelum disimpan maupun dipasarkan. Tahap pascapanen dinilai memiliki peran penting dalam menjaga mutu hasil pertanian sekaligus meminimalkan risiko kerusakan akibat kadar air yang masih tinggi.
Sertu I Nengah Suardiasa mengatakan kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pembinaan keamanan wilayah, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan produktif yang menjadi sumber penghidupan warga.
“Sebagai Babinsa, kami berupaya hadir dan membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan. Pendampingan kepada petani dilakukan mulai dari masa tanam, perawatan, panen hingga pascapanen. Harapannya, kehadiran kami dapat memberikan semangat dan motivasi bagi para petani,” ujar I Nengah Suardiasa.
Menurut dia, proses pascapanen menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan usaha pertanian. Penanganan yang tepat akan membantu menjaga kualitas gabah sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih baik saat dipasarkan.
“Dengan penanganan pascapanen yang baik, hasil pertanian dapat lebih berkualitas dan memberikan keuntungan yang lebih optimal bagi petani,” katanya.
Kegiatan pendampingan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan teritorial yang selama ini dijalankan TNI AD melalui Babinsa di berbagai wilayah. Selain mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat, pendampingan juga diarahkan untuk mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional.
Di wilayah pedesaan seperti Kecamatan Lewa Tidahu, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, setiap tahapan produksi, mulai dari pengolahan lahan hingga pascapanen, memiliki peran penting dalam menjaga produktivitas dan pendapatan petani.
Para petani di Desa Lai Hau menyambut positif keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian. Kehadiran aparat teritorial dinilai tidak hanya membantu meringankan pekerjaan di lapangan, tetapi juga memberikan motivasi serta memperkuat semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan.
Dari sisi ekonomi, kualitas gabah yang terjaga melalui proses penjemuran yang baik berpotensi meningkatkan harga jual hasil panen. Hal ini pada akhirnya dapat berdampak pada peningkatan pendapatan petani dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di pedesaan.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, sinergi antara TNI dan petani diharapkan semakin kuat dalam mendukung peningkatan produksi pertanian. Ke depan, Babinsa Koramil 01/Lewa akan terus melakukan pendampingan kepada kelompok tani di wilayah binaan guna mendukung ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
