TNI Angkatan Laut kembali menunjukkan perannya dalam pelayanan kemanusiaan melalui program mudik gratis Lebaran 1447 H/2026. Sebanyak 1.447 pemudik dan 503 sepeda motor diberangkatkan menggunakan kapal perang KRI Banda Aceh-593 menuju Semarang dan Surabaya.
Keberangkatan dilakukan dari Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, dan secara resmi dilepas oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago.
Transportasi Aman, Nyaman, dan Terjangkau
Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Tunggul, menyampaikan bahwa kapal dijadwalkan tiba di Semarang sebelum melanjutkan pelayaran ke Surabaya sebagai tujuan akhir.
“Dengan menggunakan kapal perang, para pemudik mendapatkan fasilitas perjalanan laut yang aman dan nyaman, didukung langsung oleh prajurit TNI AL selama pelayaran,” jelasnya.
Program ini menjadi alternatif transportasi yang semakin diminati masyarakat setiap tahun, terutama untuk mengurangi beban jalur darat saat musim mudik.
Kolaborasi dengan Baznas, Pemudik Dapat Fasilitas Makan
Dalam pelaksanaannya, TNI AL bekerja sama dengan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) yang menyediakan konsumsi bagi para pemudik.
Setiap peserta mendapatkan:
Tiga kali makan selama perjalanan mudik
Fasilitas makan saat arus balik
Hal ini memperkuat aspek pelayanan humanis dalam program mudik gratis tersebut.
Rute Baru Dibuka ke Bangka Belitung
Tahun ini, TNI AL juga membuka rute baru menuju Bangka Belitung menggunakan KRI Semarang-594, yang mengangkut 1.239 pemudik.
Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto, yang meminta agar kapal perang dimanfaatkan untuk membantu kelancaran arus mudik nasional.
KSAL menegaskan bahwa ke depan, rute mudik gratis akan terus dikembangkan.
“Kami akan terus meningkatkan program ini. Ke depan, rute akan ditambah agar semakin banyak masyarakat yang terbantu,” ujar Muhammad Ali.
Mudik Gratis, Wujud Kepedulian Pemerintah
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam melayani masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman. Ini adalah wujud kepedulian pemerintah tanpa batas,” tegasnya.
Prediksi 143,9 Juta Perjalanan Mudik 2026
Pemerintah memperkirakan total pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta perjalanan, dengan dua gelombang puncak arus mudik dan balik.
Wilayah tujuan utama meliputi:
Jawa Tengah
Jawa Timur
Jawa Barat
DI Yogyakarta
Sulawesi Selatan
Lonjakan ini menjadi alasan pentingnya inovasi transportasi, termasuk pemanfaatan kapal perang sebagai solusi alternatif.
