WEF Swiss, Prabowo Ungkap Kemajuan Program Makan Bergizi Gratis Nasional

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimisme terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam pidatonya di World Economic Forum (WEF) yang digelar di Swiss, Kamis (22/1/2026). Dalam forum internasional tersebut, Prabowo menjelaskan bahwa program MBG telah menunjukkan capaian signifikan sejak mulai dirintis pada Januari 2025, khususnya dalam hal jumlah porsi makanan yang diproduksi dan didistribusikan setiap hari kepada masyarakat yang membutuhkan.

Prabowo mengungkapkan bahwa hingga saat ini, program MBG telah memproduksi sekitar 59,8 juta porsi makanan per hari yang disalurkan kepada anak-anak, ibu, serta lansia yang tinggal sendiri. Makanan tersebut diberikan secara rutin setiap hari sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan gizi dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, capaian ini menunjukkan keseriusan Indonesia dalam membangun sistem pangan sosial berskala besar yang berkelanjutan.

Dalam penjelasannya, Presiden Prabowo juga membandingkan skala produksi MBG dengan jaringan makanan cepat saji global, McDonald’s. Ia menyebutkan bahwa dalam waktu sekitar satu bulan ke depan, jumlah porsi makanan yang dihasilkan MBG diperkirakan akan melampaui produksi harian McDonald’s yang mencapai sekitar 68 juta porsi. Perbandingan tersebut disampaikan untuk menggambarkan besarnya skala program MBG yang dijalankan pemerintah Indonesia dalam waktu relatif singkat.

Lebih lanjut, Prabowo menargetkan produksi MBG dapat mencapai 82,9 juta porsi makanan per hari pada akhir 2026. Namun, ia menyampaikan bahwa tim pelaksana program optimistis target tersebut bisa tercapai lebih cepat dari jadwal. Presiden menilai hal ini sebagai bukti kemampuan Indonesia dalam membangun program sosial berskala nasional dengan perencanaan yang matang, kolaborasi lintas sektor, serta komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *