TNI Mendukung Program Koperasi Merah Putih Yang Menjadi Tonggak Kemajuan Ekonomi Rakyat

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program strategis nasional melalui keterlibatan aktif membangun Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara TNI dan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) pada 10 Oktober 2025 di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, disaksikan para menteri kabinet. Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita menegaskan langkah ini sebagai tonggak sejarah membangkitkan ekonomi kerakyatan dari tingkat desa.

Program Kopdes Merah Putih merupakan inisiatif unggulan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan 80.000 gerai koperasi di seluruh Indonesia, dengan pembangunan fisik dan operasional dirampungkan pada Januari-Maret 2026. TNI berperan strategis dalam survei lokasi, sosialisasi, konstruksi bangunan, pengawasan, hingga distribusi logistik dan pengamanan wilayah. Dukungan penuh TNI ini mempercepat realisasi Surat Keputusan Bersama antar kementerian terkait, menjadikan program ini sebagai gerakan gotong royong lintas sektoral. Peletakan batu pertama pembangunan 800 gerai, gudang, dan sarana pendukung di Desa Wanajaya, Cibitung, Bekasi, pada 17 Oktober 2025, menjadi bukti nyata keterlibatan TNI di lapangan. Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi R., mewakili Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hadir secara langsung dalam acara simbolis yang dipimpin Menteri Koperasi Ferry Juliantono. Keterlibatan ini menegaskan peran TNI sebagai garda terdepan dalam operasi militer non-perang untuk kesejahteraan rakyat.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menilai kolaborasi TNI-Agrinas bukan hanya proyek ekonomi, melainkan bagian dari pertahanan semesta yang memperkuat kemandirian pangan dan energi nasional. Koperasi Merah Putih dirancang sebagai penyalur bantuan sosial seperti PKH, distributor pupuk, serta off-taker hasil pertanian seperti beras dan gula. Dukungan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan sektor pertanian menjadi penopang utama, membuka peluang usaha baru bagi petani desa. Langkah TNI ini mendapat apresiasi luas dari Menteri Desa Yandri Susanto, yang menyebutnya sebagai percepatan pemerataan ekonomi pedesaan melalui bangunan modern, gerai berkualitas, dan kendaraan operasional. Pengamat politik Raj Mayyasari Timur Gondokusumo menegaskan pelibatan TNI sesuai koridor hukum, sebagai kolaborasi sipil-militer untuk kemajuan bangsa. Dengan semangat Pancasila, Koperasi Merah Putih siap menjadi pilar ekonomi desa yang mandiri dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *