Bandung – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bandung dipastikan tetap berjalan selama bulan suci Ramadan. Pemerintah Kota menyesuaikan skema penyaluran makanan agar tetap menghormati umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan makanan akan dibagikan pada siang hari untuk dibawa pulang oleh penerima manfaat.
“Puasa tetap berjalan. Makanan akan diserahkan saat siang hari, untuk dibawa pulang. Bentuknya menyesuaikan kemampuan teknis masing-masing SPPG,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Menurut Farhan, mekanisme tersebut dipilih agar penerima manfaat tetap mendapatkan asupan gizi tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah puasa. Makanan yang dibagikan pada siang hari nantinya dapat dikonsumsi saat waktu berbuka.
Skema Distribusi Disesuaikan Tiap Titik
Penyesuaian teknis juga dilakukan di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Setiap titik memiliki kemampuan distribusi dan pengemasan berbeda, sehingga bentuk serta metode pembagian makanan bisa bervariasi.
Saat ini, jumlah SPPG di Kota Bandung telah mencapai sekitar 200 titik yang tersebar di berbagai wilayah. Namun, pemerintah kota menilai jumlah tersebut masih belum ideal untuk menjangkau seluruh sasaran program.
“Saat ini jumlahnya sekitar 200-an titik. Kita masih membutuhkan tambahan sekitar 63 titik lagi,” ungkap Farhan.
Pemkot Targetkan Perluasan Layanan
Penambahan titik SPPG dinilai penting untuk memperluas cakupan layanan serta memastikan distribusi makanan bergizi berjalan lebih merata. Pemerintah Kota Bandung juga terus melakukan evaluasi guna menjaga kualitas makanan, baik dari sisi kebersihan, kandungan gizi, maupun ketepatan sasaran penerima.
