Pemanfaatan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Jayapura Provinsi Papua Memberdayakan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Program Sekolah Rakyat yang dilaksanakan pemerintah kini diperluas dengan keterlibatan orang tua siswa dalam pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi keluarga penerima manfaat bantuan sosial di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Pendekatan ini bukan hanya memberikan pendidikan bagi anak, tetapi juga membuka peluang penguatan ekonomi keluarga melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan koperasi desa.

Kementerian Sosial menyatakan bahwa keterlibatan orang tua dari hampir 16 ribu siswa Sekolah Rakyat bertujuan memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Dengan menjadi anggota koperasi, keluarga penerima manfaat tidak hanya menerima bantuan sosial, tetapi juga dapat mengelola produk usaha, menjual hasil produksi, dan memperoleh hak atas sisa hasil usaha (SHU) koperasi.

Pemerintah menegaskan bahwa kolaborasi lintas kementerian diperlukan untuk mempercepat pemanfaatan koperasi desa sebagai sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat. Skema ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 8 dan 9 Tahun 2025 mengenai penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penguatan ekonomi masyarakat, menunjukkan bahwa program ini masuk dalam kebijakan nasional yang terarah dan terukur.

Pemerintah juga mendorong keluarga penerima manfaat untuk memasarkan hasil produknya melalui koperasi, sehingga koperasi menjadi pusat kegiatan ekonomi lokal yang produktif. Keluarga yang memiliki produk usaha bisa langsung menjual produknya melalui Kopdes Merah Putih, memberi mereka akses pasar yang lebih luas sekaligus memberi dampak ekonomi positif dalam skala desa.

Dengan demikian, pelibatan orang tua siswa Sekolah Rakyat dalam pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua menegaskan bahwa strategi pemberdayaan keluarga tidak hanya fokus pada pendidikan anak tetapi juga keterlibatan ekonomi orang tua. Inti dari berita ini adalah program tersebut memperkuat kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat melalui keterlibatan aktif di koperasi desa, sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *