Satu Suara Bangsa

TNI Siagakan 66.510 Personel Gabungan Antisipasi Karhutla Nasional

Budi Antoni

Editor: Budi Antoni

23 Agu 2026, 12.301 dibaca

Diperbarui: 23 Agu 2026, 12.30

Dokumentasi HANKAM
Dok. HANKAM Dokumentasi HANKAM

JAKARTA, 22 AGUSTUS 2026 — Markas Besar TNI menyiagakan total 66.510 personel gabungan di seluruh wilayah Indonesia guna mengantisipasi dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sabtu (22/8/2026).

Kesiapsiagaan berskala nasional ini melibatkan prajurit TNI AD, AL, dan AU yang terintegrasi dengan satgas pencegahan karhutla daerah.

Personel disebar ke provinsi-provinsi rawan seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Strategi Pencegahan dan Deteksi Dini

Mabes TNI menyiapkan sarana pendukung pemadaman darat berupa pompa jinjing, selang air, serta peralatan pembasahan gambut.

Patroli terpadu bersama Manggala Agni dan masyarakat peduli api dilakukan secara intensif pada titik-titik koordinat rawan api.

Dukungan Alutsista Udara

Selain pasukan darat, TNI menyiapkan pesawat intai dan helikopter angkut untuk mempermudah mobilitas pasukan ke lokasi terpencil.

Langkah antisipatif ini diharapkan mampu meminimalisasi risiko kabut asap dan melindungi kelestarian lingkungan hidup nasional.

Menemukan informasi yang perlu diperbaiki?

Sampaikan bukti dan bagian artikel yang dimaksud kepada redaksi.

Lapor Kesalahan

Bacaan Lanjutan

Artikel Terkait

Dokumentasi HANKAM
HANKAM23 Agu 2026 · 12.31Oleh Budi Antoni

TNI Kerahkan 14 Ribu Prajurit Padamkan Karhutla di Wilayah Rawan

JAKARTA, 21 AGUSTUS 2026 — Mabes TNI telah mengerahkan sedikitnya 14 ribu prajurit untuk memperkuat satgas pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah rawan bencana, Jumat (21/8/2026). Pr

Baca selengkapnya